Suara.com - Seleksi CPNS 2024 masih berlangsung dan telah memasuki tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Pada saat yang sama, pemerintah juga membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024. Lantas, apakah apakah gagal CPNS 2024 boleh daftar PPPK?
Meski PNS dan PPPK sama-sama pegawai pemerintah, terdapat perbedaan status antara keduanya, mulai dari masa kerja, gaji, hingga sistem kerja. Lalu, apakah pelamar CPNS yang tidak lolos seleksi dapat mendaftar PPPK? Simak ketentuannya berikut ini.
Penjelasan tentang Aturan Seleksi PPPK
Menurut Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2024 tentang Pengadaan Pegawai Aparatur Sipil Negara, pasal 25 ayat 3 menyatakan bahwa pelamar hanya dapat melamar satu jenis pengadaan ASN.
Hal ini berarti pelamar yang sudah mengikuti proses rekrutmen CPNS tidak diperbolehkan untuk mendaftar PPPK di tahun yang sama, meskipun dinyatakan tidak lolos dalam seleksi CPNS.
Larangan ini berlaku di seluruh tahapan seleksi, bukan hanya pada tahap administrasi, untuk memastikan kesempatan yang adil bagi semua pelamar dan menghindari tumpang-tindih dalam proses seleksi.
Dengan demikian, pelamar CPNS yang dinyatakan gagal harus menunggu tahun anggaran berikutnya untuk mengikuti formasi yang berbeda.
Selain itu, pelamar CPNS atau PPPK hanya diperbolehkan melamar pada satu instansi dan satu jenis jabatan dalam satu tahun anggaran. Jika pelamar diketahui melamar lebih dari satu instansi, jenis pengadaan, atau jabatan, atau menggunakan dua NIK berbeda, maka pelamar akan dinyatakan gugur.
Di sisi lain, pegawai PPPK yang sudah menjabat selama satu tahun dapat mengikuti CPNS 2024 tanpa harus mundur dari jabatannya sebagai PPPK.
Perbedaan CPNS dan PPPK
CPNS dan PPPK memiliki beberapa perbedaan, mulai dari proses seleksi, status kepegawaian, hingga pengaturan gaji. Berikut ini adalah beberapa perbedaan yang perlu diketahui antara CPNS dan PPPK.
Baca Juga: CAT atau Non-CAT? Ini Bedanya Tes SKB CPNS Kejaksaan 2024 dan Jadwal Lengkapnya
- CPNS nantinya akan berstatus sebagai pegawai tetap (PNS), sedangkan PPPK berstatus sebagai pegawai kontrak pemerintah.
- Batas usia pelamar CPNS adalah 18-35 tahun, sementara PPPK dapat dilamar mulai usia 20 tahun dengan batas usia yang lebih fleksibel.
- Proses seleksi CPNS melibatkan SKD dan SKB dengan sistem CAT, sedangkan PPPK memiliki proses seleksi yang lebih bervariasi dan disesuaikan dengan posisi yang dilamar.
- PNS memiliki jalur karier yang lebih terstruktur, sedangkan PPPK lebih difokuskan pada pengembangan kompetensi teknis sesuai jabatannya.
- Dari segi penghasilan, PNS mendapatkan gaji pokok, tunjangan, dan jaminan pensiun, sedangkan PPPK hanya mendapatkan gaji dengan sistem yang berbeda tanpa adanya jaminan pensiun.
Demikianlah informasi terkait apakah gagal CPNS 2024 boleh daftar PPPK. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar
-
Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!
-
The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam