Suara.com - Masyarakat tentu tak asing dengan produk minyak kesehatan Kutus Kutus yang populer beberapa tahun silam. Produk racikan Babe Bambang Pranoto sejak tahun 2013 itu dikenal populer karena dinilai berkhasiat mengatasi berbagai persoalan kesehatan.
Namun perlu diketahui, di balik perjalanannnya, Kutus Kutus yang asli sendiri telah berganti nama menjadi Sanga-Sanga. Ada kisah tersendiri dari sang pendiri Babe Bambang Pranoto akhirnya mengganti nama produknya yang sudah terlanjur dikenal masyarakat luas itu.
"Kutus Kutus yang beredar di luar sana baik di toko obat, marketplace maupun di sosial media bukan racikan saya atau yang diproduksi Pabrik PT Kutus Kutus Herbal, karena saat ini racikan saya sudah berganti nama menjadi Sanga Sanga," kata Babe Bambang Pranoto di sela menggelar roadshow di berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Salatiga, Semarang, Surabaya, Banyuwangi dan Singaraja (Bali) Oktober ini.
Ia menegaskan produk Kutus Kutus yang masih beredar di luar sana, baik di toko toko obat maupun marketplace dan sosial media sudah bukan lagi racikan Babe Bambang Pranoto atau diproduksi di Pabrik PT Kutus Kutus Herbal.
Babe Bambang lantas mengungkap, perubahan nama brand racikannya itu bukan tanpa alasan. Pengusaha yang memiliki usaha bisnis di berbagai bidang mulai dari produk kesehatan hingga perhotelan itu mengatakan, di tengah moncernya Kutus Kutus di tengah masyarakat, ada pihak pihak yang memanfaatkannya untuk mendulang keuntungan.
"Jadi saat itu ada oknum yang mendaftarkan HAKI (hak atas kekayaan intelektual) atas nama Kutus Kutus," kata Babe Bambang Pranoto.
Untuk mencegah terjadi kebingungan di masyarakat dan agar pelanggannya tak tertipu dengan kualitas yang bukan racikannya, Babe Bambang melalui perusahaannya PT Kutus Kutus Herbal bertransformasi dengan brand baru bernama Sanga Sanga.
Mengusung spirit dan kualitas yang lebih baik dan komplet dibanding Kutus Kutus pertama yang diciptakannya, Babe Bambang akhirnya mengembangkan Sanga Sanga dengan sejumlah varian. Seperti Sanga Sanga Classic dan Sanga Sanga Ultimate.
Babe Bambang membeberkan, pada varian Sanga Sanga Classic ia meracik sedikitnya 77 jenis herbal atau lebih banyak dibanding jumlah herbal yang dipakai saat meracik minyak Kutus Kutus asli yang memiliki 69 jenis herbal. Sedangkan pada varian Sanga Sanga Ultimate ada setidaknya 140 jenis herbal yang ia racik untuk mendapatkan ramuan maksimal untuk menjaga kesehatan tubuh. Babe Bambang juga telah mendapatkan sertifikasi BPOM dan HALAL dari MUI menjamin keamanan dan kualitas produk bagi konsumen.
Baca Juga: 3 Bar Soap Mengandung Olive Oil, Bikin Wajah Lembab Tanpa Sensasi Ketarik
"Kami juga mengeluarkan skincare yang kandungannya berasal dari herbal tanaman tradisional," kata Babe Bambang.
Babe Bambang mengungkap, sebagai pengusaha yang berorientasi pada kesejahteraan dan kesehatan masyarakat, ia pun tak rela jika masyarakat tertipu produk palsu yang mengatasnamakan Kutus Kutus.
Dibantu sang istri, Riva Effrianti yang juga selaku pendiri dan CEO Kutus Kutus Group, Babe Bambang tak henti melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Salah satunya melalui roadshow berbagai kota di Indonesia.
"Kami minta konsumen selalu waspada terhadap peredaran produk palsu yang kian marak," kata Babe Bambang.
Karena nama Kutus Kutus sudah tidak dipergunakan, PT Kutus Kutus Herbal pun menghimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap produk yang mengatasnamakan Babe Bambang Pranoto.
Sebab produk asli Babe Bambang Pranoto cirinya hanya berupa produk Sanga Sanga, di mana kemasannya terdapat foto Babe Bambang Pranoto dan diproduksi oleh PT Kutus Kutus Herbal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur
-
Resmi! Port FC Tumbang, Persebaya vs Arema, Persija Hadapi Persib di Semifinal Piala Presiden 2026