Suara.com - Mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong tersandung kasus impor gula hingga diduga merugikan negara hingga Rp400 miliar. Hal itu membuat harta kekayaan pemilik nama asli Thomas Trikasih Lembong dikulik.
Apalagi, Tom Lembong sempat melaporkan asetnya lewat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 2019. Kala itu, Tom Lembong mengakui harta kekayaanya berjumlah Rp 101,4 miliar.
Meski fantastis, namun menariknya Tom Lembong mengaku tak memiliki rumah dan mobil. Aset terbanyak yang dimilikinya berupa surat berharga yang mencapai Rp94,5 miliar.
Bicara soal kekayaan, Tom Lembong memiliki cara tersendiri menyimpan uang tunai dalam tasnya. Ia memilih untuk tak menggunakan dompet namun plastik klip.
Hal itu terlihat lewat jejak digital Tom Lembong saat mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Oeba, Kupang, Nusa Tenggara Timur. Tom saat itu membawa tas besar warna hitam.
Saat menyambangi lapak seorang pedagang, Tom Lembong terlihat memperlihatkan uang dalam plastik klip hingga ramai diperbincangkan kalangan warganet.
"Gak muat dompetnya saking tebel isinya, biar gampang plastikin aja," ungkap warganet dalam postingan @ubahbareng.
"Ia memang unik bro, kemana-mana bawa tas gede isinya macem-macem, tapi duitnya ditaruh kantong plastik," tulis seorang warganet.
Kasus Tom Lembong
Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Impor Gula, ICW Minta Penjelasan Kejagung Soal Pasal yang Jerat Tom Lembong
Kejaksaan Agung RI menetapkan Tom Lembong sebagai tersangka kasus dugaan korupsi impor gula pada 2015-2016.
Tom Lembong diduga menyalahgunakan wewenang saat menjabat sebagai Mendag dengan memberikan izin importasi 105 ribu ton gula kristal murni saat Indonesia mengalami surplus gula. Akibatnya, negara diklaim merugi Rp400 miliar.
Co-Captain Timnas Pemenangan Anies Baswedan-Cak Imin (AMIN)itu ditahan sejak Selasa (29/10/2024). Ia di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari ke depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga