Suara.com - Nama Miranda Goeltom kini kembali diungkit-ungkit lagi usai panasnya kasus korupsi yang menjerat eks Menteri Perdagangan, Thomas Lembong alias Tom Lembong.
Seperti Tom Lembong, Miranda Goeltom juga sempat terlibat kasus hukum usai dituding terlibat dalam dugaan praktik suap di lingkungan Bank Indonesia alias BI.
Beberapa pihak menilai bahwa Miranda Goeltom dan Tom Lembong sama-sama menjadi 'korban peradilan sesat' dalam kasus mereka masing-masing.
"Miranda Goeltom menurut gue orang yg paling santai menghadapi “peradilan sesat”. Sebelum putusan MK 2016 bahwa potential loss gak bisa dijadikan alat bukti korupsi, kadang memungkinkan digelarnya “peradilan sesat” dan “stigma koruptor” jelas disandang terpidananya," cuit respon seorang pengamat isu sosial-politik, Mazzini terhadap kasus Tom Lembong.
Lantas, siapakah Miranda Goeltom sebenarnya?
Eks Gubernur BI terlibat suap
Miranda Swaray Goeltom adalah seorang ekonom yang sempat diberikan amanah untuk menjabat beberapa posisi strategis di Bank Indonesia.
Sebelum berkarier di BI, perempuan kelahiran Jakarta, 19 Juni 1949 tersebut menyelesaikan perjalanan studinya di Universitas Indonesia untuk mendalami ilmu ekonomi.
Selepas mengantongi gelar Sarjana, Miranda melanjutkan studi di Boston University, Massachusetts, Amerika Serikat dan mendapatkan gelar Master's In Political Economy.
Baca Juga: Kasus Tom Lembong Ungkit Kembali 'Peradilan Sesat' Miranda Goeltom? Ini Kilas Balik Kisahnya
Ia juga berhasil menamatkan S3 di Boston University dan akhirnya resmi menyandang gelar Ph.D.
Istri Oloan Siahaan itu akhirnya berkarier di BI dan menjabat segudang jabatan mentereng seperti Deputi Gubernur dan Deputi Gubernur Senior.
Selain itu, Miranda Goeltom juga sempat mengabdi di Universitas Indonesia sebagai dosen dan guru besar.
Sayangna, karier Miranda Goeltom sempat menghadapi tantangan besar kala ia dituding terlibat dalam kasus suap cek pelawat saat pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia tahun 2004.
Miranda dinilai ikut serta membantu sosok Nunun Nurbaeti Daradjatun yang memberikan cek pelawat kepada anggota DPR komisi keuangan periode 1999-2004 dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.
Nunun memberikan sejumlah 580 cek pelawat alias traveller's cheque kepada sejumlah anggota DPR tersebut sehingga Miranda Goeltom berakhir terpilih menjadi Deputi Gubernur senior Bank Indonesia yang baru pada 2004.
Berita Terkait
-
Kasus Tom Lembong Ungkit Kembali 'Peradilan Sesat' Miranda Goeltom? Ini Kilas Balik Kisahnya
-
Viral Video Sandra Dewi dan Harvey Moeis Tertawa Santai Usai Sidang, Tak Pakai Mobil dan Rompi Tahanan?
-
Heboh! Tom Lembong Tersangka Korupsi Impor Gula, Publik Tuntut Usut Kasus Bobby & Kaesang
-
Seberapa Kaya Abdul Qohar Jaksa Kasus Tom Lembong? Diduga Terciduk Pakai Jam Tangan Rp1,2 M
-
Diperiksa 10 Jam, Tom Lembong Dicecar Soal Surat Impor Gula ke BUMN
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur