Suara.com - Curhatan seorang perempuan yang bekerja sebagai pedagang ayam baru-baru ini viral. Ia menceritakan pengalaman tidak mengenakkan saat ditagih pajak hingga Rp500 juta. Pajak dengan nominal fantastis itu hanya berasal dari tahun 2020.
Nuke Limanov selaku pemilik usaha mengaku stres dan ketakutan selama satu tahun terakhir. Ini karena ia harus berurusan dengan petugas pajak. Menurutnya, ia dan sejumlah pengusaha seperti dirinya memang kurang pengetahuan tentang pajak.
“Jadi ini pemeriksaan pajak di tahun 2020, waktu itu pencatatan ya masih seadanya. Jadi ya, data-data yang ada tidak support,” curhat Nuke dalam video viral di X.
Usai melalui serangkaian pemeriksaan, Nuke mengaku ditagih membayar pajak untuk tahun 2020 sebesar Rp365 juta. Ia juga harus membayar denda kurang lebih Rp150 juta. Artinya, total pajak yang harus dibayar pengusaha ayam itu menembus Rp500 juta.
“Kaget, sedih, bingung, karena ini pajaknya tahun 2020 dan sekarang tahun 2024 bisnis masih sepi. Aku sudah berusaha memberikan bukti karena selama ini pun aku menjadi wajib pajak yang taat, hanya karena ketidaktahuan. Banyak banget orang yang kerja seperti aku (penjual ayam) tidak tahu tentang pajak itu,” paparnya.
Melalui video tersebut, Nuke menyebutkan kekecewaannya lantaran kurangnya informasi pada pengusaha-pengusaha sepertinya. Sebab, denda-denda tersebut mungkin bisa dihindari jika ada informasi yang mencukupi.
“Aku pikir yang penting aku sudah melaporkan pajakku ya sudah selesai, ternyata nggak. Banyak instrumen pajak yang aku nggak paham dan aku yakin teman-temenku yang kerja sama aku banyak juga yang nggak paham. Aku yakin kalau banyak yang dipanggil bisa berakibat sama seperti aku,” tambahnya.
Nuke pun menjelaskan bahwa ia mungkin bisa mengajukan banding. Akan tetapi, ia masih belum memikirkannya lantaran sudah lelah bolak-balik ke kantor pajak selama satu tahun.
Melalui video tersebut, warganet memiliki berbagai pandangan mengenai kehadiran pekerja pajak. Tak sedikit yang mengkritik kinerja petugas pajak karena dinilai kurang melakukan sosialisasi. Warganet menilai banyak pedagang biasa yang masih awam soal rincian pembayaran pajak.
Baca Juga: Terseret Kasus Korupsi, Momen Tom Lembong Bantu Jokowi Jawab Pertanyaan Bahasa Inggris Viral Lagi
“Jadi tunjangan berbusa pegawai @DitjenPajakRI itu untuk narikin duit rakyat doang? Bukan ngasih pendidikan tentang pajak?” tanya warganet.
“Udah banyak banget di SPT itu istilah-istilah yang susah, orang awam maupun gaptek bakal nggak ngerti itu apa. Belom lagi aturan pajak banyak banget,” komentar warganet.
“Apa susahnya @DitjenPajakRi ngasi edukasi wajib pajak tanpa menakut-nakuti,” kritik warganet.
“Sepertinya pegawai pajak itu sengaja menjebak, sengaja membiarkan tiba-tiba diusut kena denda,” tambah yang lain.
“Sudah seharusnya masyarakat belajar pajak dan pemerintah ikut aktf memberikan edukasi di sekolah-sekolah,” saran warganet.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Terseret Kasus Korupsi, Momen Tom Lembong Bantu Jokowi Jawab Pertanyaan Bahasa Inggris Viral Lagi
-
Brutal! Remaja Putri di Jonggol Hajar Temannya di Warung Kopi, Ini Kata Polisi
-
Lucky Hakim 'Sindir' Nina Cabup Indramayu Ancam Laporkan Warga, Bro Ron: Masih Berlindung di Ketiak Da'i Bachtiar
-
Mirip Banget! Netizen Temukan Rumah Asli Plants vs Zombies
-
Dipajang di Ruang Kelas, Bingkai Foto Gibran yang Hancur Jadi Sorotan: Pertanda Apa Ini?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Sensasi Lari di Tengah Kota Pahlawan, JETE RUN 2026 Sajikan Rute Penuh Sejarah
-
Naik Kapal Pesiar Bayar Berapa? Segini Harga Cruise 2026 dan Cara Belinya
-
Waspada Skincare Ilegal! Ini 3 Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Asli atau Palsu
-
6 Pasang Zodiak Paling Cocok Jadi Couple, Nyambung dan Serasi!
-
4 Parfum Marina di Indomaret untuk Aktivitas Harian, Wanginya Awet dan Harganya Terjangkau
-
Menyimpan Daging Kurban di Kulkas Apakah Harus Dicuci Dulu? Ini Cara yang Tepat
-
5 Sepatu Lokal untuk Trail Running, Nyaman Dipakai di Medan Alam
-
Apa Itu Merkuri, Hidrokinon, Asam Retinoat, dan Deksametason? Ini Bahayanya untuk Kulit
-
6 Lipstik Murah yang Cocok untuk Bibir Kering, Harga Mulai Rp17 Ribuan
-
Bagaimana Cara Cek Skincare BPOM? Ini Langkah Mudah dan Daftar 11 Produk yang Ditarik