Suara.com - Survei MarkPlus.Inc mengungkapkan empat segmen konsumen mobil di Indonesia yang memiliki karakteristik unik. Segmen-segmen tersebut meliputi analis, realis, ekspresionis, dan konformis.
Survei yang dilakukan pada 180 responden dari berbagai wilayah di Indonesia ini bertujuan untuk memahami segmentasi konsumen otomotif di Tanah Air. Berikut karakteristik dari masing-masing segmen:
1. Segmen Analis (50,3 persen)
Segmen analis merupakan kelompok konsumen terbesar di Indonesia, dengan karakteristik yang rasional dan penuh pertimbangan. Konsumen tipe ini mempertimbangkan berbagai aspek, seperti harga beli, harga jual kembali, kemudahan suku cadang, hingga layanan purna jual sebelum memutuskan membeli mobil.
"Mereka ini rasional dan menganalisis berbagai hal, harga beli, harga jual nantinya, suku cadangnya mudah didapat atau tidak, purnajual, diskon berapa, dan lainnya," kata CEO MarkPlus.Inc, Iwan Setiawan, dikutip dari Antara, Rabu (6/11/2024).
Mayoritas konsumen segmen analis ini merupakan pembeli mobil pertama, terutama untuk jenis mobil ramah lingkungan atau LCGC (Low Cost Green Car).
2. Segmen Realis (33,7 persen)
Konsumen dalam segmen realis memiliki karakteristik yang mudah dipengaruhi oleh orang di sekitarnya. Ketika mereka sudah merasa nyaman dengan suatu produk, harga bukan menjadi masalah utama.
“Realis ini lebih gampang dipengaruhi orang lain, mereka ini seperti ‘saya mau ini, sudah coba enak, oke’. Sangat simpel, tidak memikirkan yang lain-lain," jelas Iwan.
Konsumen realis lebih mengutamakan rekomendasi dari orang lain dan pengalaman pribadi.
3. Segmen Ekspresionis (11,2 persen)
Segmen ekspresionis didominasi oleh konsumen yang memilih mobil sebagai bentuk ekspresi diri. Gaya, model, dan desain mobil lebih penting bagi mereka dibandingkan dengan fungsi atau utilitasnya.
"Ini merupakan segmen yang lumayan besar juga, mereka adalah yang melihat gaya, model, dan desain lebih penting dari pada fungsi atau utility dari mobilnya," ujar Iwan.
Konsumen dalam segmen ini cenderung memilih mobil yang tidak banyak dipakai orang lain untuk menonjolkan karakter pribadi mereka.
4. Segmen Konformis (4,7 persen)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Pakai Sunscreen Dulu atau Day Cream Dulu? Ini Urutan Skincare yang Benar
-
Bacaan Niat Puasa Enam Hari di Bulan Syawal, Ini Waktu Terbaik dan Keutamaannya
-
Promo Nonton Bioskop Spesial Lebaran, Dapat Cashback hingga Beli 1 Gratis 1 Tiket
-
7 Tips Bersih-Bersih Rumah setelah Mudik, Dijamin Langsung Rapi dalam Sehari
-
Update Harga Sepatu Onitsuka Tiger Ori Terbaru 2026, Jangan sampai Tertipu Barang KW!
-
6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa
-
4 Parfum Wangi Fresh di Minimarket, Bikin Penampilan Makin Segar Usai Lebaran
-
Kapan Idul Adha 2026 Tiba? Ini Perkiraan Tanggalnya
-
Jadwal KRL Solo-Jogja 24 hingga 29 Maret 2026 Seusai Lebaran
-
Lapangan Tenis Tanah Liat Hijau Ternyata Bisa Jadi Solusi Serap Karbon, Bagaimana Caranya?