Suara.com - Dalam konferensi persnya baru-baru ini, Vadel Badjideh kembali sesumbar memperlihatkan kesungguhannya dalam mendekati anak Nikita Mirzani, Laura Meizani.
Pasalnya Vadel mengklaim menafkahi Lolly bukanlah hal sulit meski kini dirinya belum benar-benar hidup mandiri lantaran juga masih berkuliah di salah satu kampus swasta.
"Kamu yakin mampu biayai hidup dia (Lolly)?" begitulah pertanyaan yang disampaikan ke Vadel.
Dancer yang pernah mengikuti ajang Indonesia Got Talent itu lalu tertawa remeh, "Haha... kecil."
Namun pernyataan Vadel tentu tidak serta-merta disetujui warganet, apalagi bila mengingat kehidupan mewah yang diberikan Nikita kepada anak-anaknya selama ini.
Bahkan Nikita tak segan menggelontorkan banyak uang untuk membelikan Lolly alas kaki mewah dari jenama kenamaan dunia. Kini sepatu dan sandal itu juga disimpan rapi di kediaman Nikita, sebagaimana diperlihatkan Mail Syahputra di TikTok Live-nya.
"Mail nunjukkin sepatu dan sandal Laura. Masih tersimpan rapi di lemari. Semoga cepat membaik..." tulis akun TikTok @/andri4.h yang mengunggah ulang siaran langsung Mail.
Padahal hubungan Nikita dan Lolly diketahui sempat memburuk. Lolly sempat bersikeras tak ingin kembali kepada sang ibu, sampai akhirnya Nikita menjemput anaknya setelah melaporkan Vadel ke pihak berwajib.
Koleksi Sandal dan Sepatu Mewah Laura Meizani
Baca Juga: Ledek Hunian Mewah Nikita Mirzani, Penampakan Jemuran di Depan Rumah Vadel Badjideh Jadi Sorotan
"Ini sandalnya dia," kata Mail lalu memperlihatkan sepasang alas kaki berwarna merah muda dari Dior. Menurut situs Closet Geneve, sepasang Dioract Pink Sandals dibanderol seharga 1.050 Franc Prancis atau sekitar Rp18,87 juta.
Tak cuma Chanel, Nikita juga membelikan sepasang sepatu Chanel CC Leather Espradilles yang dijual seharga Rp8,24 juta di Huntstreet.
Kemudian terdapat dua pasang sepatu Gucci milik Lolly. Yang pertama adalah Gucci Brooklyn GG Supreme Sneakers berwarna coklat, yang dibanderol seharga 180 Poundsterling atau sekitar Rp3,66 juta di Luxe Collective.
Lolly juga memiliki sepatu Gucci Rhyton Logo Women Sneakers Ivory yang dijual seharga Rp14,34 juta di salah satu lokapasar.
"Ini sepatunya juga," ujar Mail, kali ini menunjukkan sepasang Women's Oversized Sneaker in Black dari Alexander McQueen seharga 460 Poundsterling atau sekitar Rp9,36 juta di situs resminya.
Beberapa jenama lain juga terlihat mengisi rak itu, seperti sepasang sepatu wanita dari Louis Vuitton dan sandal Hermes lengkap dengan logo H yang ikonik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BPJS Ketenagakerjaan Buka Suara soal Video Calon Pegawai Jalan di Atas Bara Api
-
Dokter yang Tangani Sutrimo Bakal Diperiksa! Polisi Dalami Dugaan Tewas Mulut Berbusa
-
Presiden Korsel Minta Prabowo ke Korut untuk Buka Dialog
-
Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban
-
Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia
-
Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?
-
Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita
-
LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus
-
Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus
-
Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan