Suara.com - Momen Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto berbincang akrab dengan Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump melalui sambungan telepon, belakangan viral mendapatkan atensi publik.
Diposting di akun Instagram pribadinya pada Senin (11/11/2024) lalu, Prabowo saat itu terdengar mengucapkan selamat kepada Trump yang kembali terpilih menjadi Presiden AS usai menang dalam Pemilu yang digelar awal November lalu.
Saat itu, selain membicarakan rencana ke depan dan kondisi Pemilu AS yang menurutnya menakjubkan, Trump juga terdengar memuji Bahasa Inggris Prabowo yang dinilai cukup baik.
"So nice, so nice, that's so nice. We will do that anytime you want and great job you doing in Indonesia, great great job, and your English is so good. (Baik, itu sangat baik. Kita akan melakukannya kapanpun anda ingin dan pekerjaan anda di Indonesia sangat hebat, sangat sangat hebat, dan bahasa Inggris anda sangat baik)," ucap Trump.
Mendengar itu, Prabowo pun membalasnya dengan candaan. Ia tertawa dan berkelakar kalau di masa lalu, dirinya juga latihan bersama orang Amerika. Untuk diketahui, Ketua Umum Partai Gerindra itu pernah mengikuti pendidikan militer di AS saat masih aktif di TNI.
"All my training is American sir, ha-ha-ha... (Pelatihan saya semuanya bersama orang Amerika)," ucap Prabowo sambil tertawa.
Pujian Trump Dianggap Rasis?
Meski terdengar sebagai pujian, namun seorang netizen di X, dengan akun @iimfahima justru mengungkap jika hal tersebut rasis karena justru terdengar kurang baik untuk kedua belah pihak.
"'Your English is good' itu bukan pujian, tapi cara white people merendahkan non english speaking countries. Rasis. Stereotyping. Gw sebagai orang Indonesia, kesel liatnya," tulis akun tersebut seperti Suara.com kutip pada Kamis (14/11/2024).
Alih-alih membahas hubungan diplomatik, kolaborasi ekonomi, atau isu dunia yang lebih penting, ia pun bertanya-tanya mengapa Trump malah berkomentar tentang kemampuan bahasa Prabowo.
Cuitannya tersebut juga diperkuat oleh artikel yang ditulis oleh The University of Edinburgh, mengulas penghinaan berbau rasis yang kerap disampaikan orang kulit putih pada etnis minoritas, terutama mereka berkulit gelap.
"Arti lugas 'Your English is very good' yang diucapkan white people ke non white people tuh kira-kira gini: 'Buset, lo jago juga ya bahasa Inggrisnya, gw pikir orang (insert countries) mostly terbelakang'," kata akun tersebut.
Menurutnya, artikel tersebut menunjukkan jika memuji bahasa seperti yang dilakukan Trump termasuk sebagai hinaan halus dan tersembunyi. Pelaku biasanya tidak menyadari bahwa mereka berbicara berdasarkan bias. Misalnya:
- “Bahasa Inggris Anda sangat bagus” (bagi seseorang yang berkulit hitam atau Asia Inggris, Nigeria, Amerika, atau orang-orang yang dianggap berbicara bahasa Inggris sebagai bahasa tambahan).
- “Anda adalah sumber penghargaan bagi orang-orang Anda” (seolah-olah mereka adalah pengecualian dari aturan tersebut)
- “Anda orang Asia, mengapa Anda tidak pandai Matematika?” (stereotip)
- “Anda mengintimidasi/agresif” (bagi orang kulit hitam)
- “Anda sangat eksotis” (pujian yang dimaksudkan tetapi dianggap berdasarkan ras)
- “Kalian para pelajar Tiongkok terlalu pendiam” dan lain sebagainya.
Komentar Netizen
Sayangnya, pendapatnya soal pujian berbau rasis ini justru ditentang oleh netizen. Tak sedikit yang menganggap jika itu merupakan kata-kata basa-basi yang diucapkan Trump untuk mencairkan suasana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Bayi dan Anak Sebaiknya Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini Pilihan yang Aman Digunakan
-
3 Rekomendasi Sepeda Lipat untuk Orang Gemuk, Nyaman dan Aman
-
Setelah Pakai Sunscreen Boleh Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Tabir Surya yang Mudah Di-blend
-
Eau De Parfum vs Eau De Toilette, Mana Paling Awet Wanginya? Ini 5 Rekomendasi Terbaik!
-
Indonesia Disebut 902 Kali dalam Epstein Files, Ada Jejak Skandal di RI?
-
5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik setelah Eksfoliasi agar Wajah Mulus
-
5 Rekomendasi Shampoo Non SLS untuk Rambut Rontok, Bisa Juga Atasi Ketombe
-
Prabowo Gagas Gerakan Gentengisasi, Ini Plus Minus Genteng Tanah Liat vs Baja Ringan
-
Siapa Shio Paling Beruntung Besok 6 Februari 2026? Cek Peruntunganmu!
-
15 Rekomendasi Kado Valentine untuk Cowok, Dijamin Berkesan dan Berguna