Suara.com - CEO UIPM Rantastia Nur Alangan menyebut bahwa kampus yang dipimpinnya ternyata mempunyai patron (pelindung) yang bernama bernama Dr. Ram Krishna. Di tengah kisruh yang menyeret nama kampus, pelindung ini menasehati dengan memberikan perumpamaan.
"UIPM ibarat burung elang atau Garuda yang dari kecil hidup bersama itik ayam. Setelah remaja mereka berkumpul bersama-sama saudaranya. Itik yang sudah remaja melihat burung elang melintas dengan gagah perkasanya. Lalu burung elang yang berkumpul dengan saudaranya itik yang sudah remaja tertegun melihat burung elang tersebut terbang tinggi menembus awan, dan burung elang yang bersama saudaranya itik ayam yang tumbuh besar berkata, 'Seandainya kita seperti burung elang itu alangkah hebatnya kita'," katanya.
Rantastia pun berbagi cerita tentang Dr. Ram Krishna dan bagaimana sosok pelindung itu memberikan inspirasi dengan analogi yang penuh makna.
"Dia tidak sadar bahwa dirinya adalah burung elang. Di sinilah kita bisa ambil maknanya bahwa jika kita bergaul dengan sesama orang yang berpengetahuan dan wawasan terbatas, maka kita akan ikut pemikiran dan pengetahuannya yang terbatas. Walaupun kita sadar bahwa kita di level yang jauh dari mereka. Maka apapun yang kita terangkan, mereka tidak akan mampu menerima penjelasan dari kita. Artinya percuma saja kita menjelaskannya," kata Rantastia mengenai perumpamaan yang disebut oleh sang pelindung.
Tampaknya, Dr. Ram Krishna memainkan peran penting sebagai mentor dan pelindung, memberikan wawasan yang mendalam tentang bagaimana pentingnya lingkungan serta cara pandang yang lebih tinggi dalam mencapai potensi sejati.
Dr. Ram Krishna sendiri merupakan partner kerja sang CEO. Ia selalu memberikan motivasi dan arahan untuk bisa mengakses ke PBB, karena Dr. Ram Krishna merupakan perwakilan PBB di Markas Besar PBB New York.
Dari Dr. Ram Krishna, Rantastia kemudian bisa mendapat undangan rutin dari PBB dan merekomendasikan UIPM diakui PBB.
Mengenal siapa Dr Ram Krishna, CEO UIPM Rantastia Nur Alangan membagikan profil dan prestasi kerja Dr Ram Krishna, pria asal Nepal yang juga memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat.
Mengutip dari channel YouTube Norwings TV berjudul Dr Shah Final Traiy yang sudah ditulis oleh Rantastia, disebutkan bahwa Dr. Ram Krishna memiliki beberapa jabatan, di antaranya pelindung UIPM dari Markas Besar PBB, Presiden di World Health University, Chicago, AS,
Presiden di Global Unani Medicine and Research Foundation, Wakil Panitera (Petugas Pendaftaran Pemilih) di County of Cook, Anggota Dewan di State of Illinois Secretary of State, Presiden di Global Martial Art & Self Defence Foundation, Chicago, AS, Presiden di Global Peace and Health International, Perwakilan PBB di International Human Rights Council, Presiden di The Human Rights Council of America, serta Perwakilan PBB di All India Shah Beharam Baug Society.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek