Nama Fenny Frans tengah menjadi sorotan usai suaminya ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus peredaran skincare yang mengandung merkuri di Makassar. Lantas, Fenny Frans owner apa?
Suara.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulsel mengungkapkan bahwa suami Fenny Frans, Mustadir Dg Sila, terbukti mendistribusikan produk kosmetik yang mengandung merkuri.
Kasus ini terungkap berkat laporan dari masyarakat. Polda Sulsel bersama BPOM Makassar dan instansi terkait melakukan penyelidikan serta memeriksa beberapa produk kosmetik yang beredar di pasar.
Kejadian ini membuat publik penasaran dengan sosok Fenny Frans, dan muncul pertanyaan terkait Fenny Frans owner apa. Berikut ulasannya.
Siapa Fenny Frans?
Warga Sulawesi Selatan, terutama yang tinggal di Kota Makassar pasti tidak asing lagi dengan sosok pengusaha muda Fenny Frans. Ia dikenal sebagai seorang bisniswoman yang dijuluki "Crazy Rich", bahkan ada media yang menyebutnya "Sultan Makassar".
Perempuan yang akrab disapa dengan singkatan FF ini mulai viral setelah ikut dalam arisan ibu-ibu sosialita dengan total nilai mencapai Rp2,5 miliar. Kejadian ini tidak hanya menghebohkan dunia maya, tetapi juga membuat beberapa media nasional meliputnya.
Sebagai wanita dengan kekayaan fantastis, Fenny kerap mengulurkan tangannya untuk membantu masyarakat. Ia pernah menjadi viral berkat tindakannya memperbaiki salah satu ruas jalan di Romang Polong dengan membiayai pemasangan paving block.
Di kampung halaman suaminya di Takalar, Fenny juga mendirikan sebuah masjid. Selain itu, ia juga rutin membagikan paket lebaran berupa sembako, menjelang Idul Fitri atau di daerah-daerah yang terdampak bencana alam.
Fenny Frans Owner Apa?
Fenny Frans merupakan pemilik produk kosmetik atau skincare dengan merek yang sama dengan namanya, yaitu FF.
Baca Juga: Pekerjaan Suami Mira Hayati, Kini Istri Tak Ditahan Walau Tersangka Skincare Positif Merkuri
Saat menikah pada tahun 2001, awalnya Fenny merupakan seorang ibu rumah tangga biasa. Namun, sambil menjalani perannya sebagai ibu dan istri, Fenny mulai menjual pakaian untuk membantu suaminya yang bekerja sebagai sopir angkot.
Namun, demi membantu keuangan keluarganya, Fenny berhasil mengembangkan bisnisnya di bidang kosmetik.
Jiwa bisnis Fenny tidak muncul begitu saja. Ia sudah berjualan sejak masih duduk di bangku SD Saat itu ia berjualan jalangkote, salah satu jajanan khas Makassar, bersama tetangganya.
Kini, bisnis kosmetik yang dijalankan Fenny tersandung masalah. Meskipun produk FF merupakan milik Fenny Frans, pendaftaran produk tersebut dilakukan atas nama Mustadir, sehingga suaminya ditetapkan sebagai tersangka untuk produk FF Day Cream Glowing dan FF Night Cream Glowing yang mengandung merkuri.
Demikianlah informasi terkait Fenny Frans owner apa, yang saat ini tersandung kasus skincare bermerkuri.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
-
Pekerjaan Suami Mira Hayati, Kini Istri Tak Ditahan Walau Tersangka Skincare Positif Merkuri
-
3 Red Peeling Serum yang Bikin Wajah Mulus dan Cerah, Harga Rp50 Ribuan
-
Apa Merek Skincare Mira Hayati yang Terbukti Mengandung Merkuri? Dulu Omzetnya Tembus Rp10 M per Bulan
-
4 Varian Sunscreen dari NPURE, Ada Bentuk Spray hingga Powder
-
Kronologi Suami Owner Skincare Fenny Frans Diduga Selingkuh dengan Tiga ART
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik