Suara.com - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta, Ridwan Kamil dan Suswono tengah memicu kontroversi. Pasalnya, keduanya sama-sama melontarkan celetukan seksis untuk janda yang dinilai merendahkan perempuan.
Untuk kasus Ridwan Kamil, ia melontarkan ucapan seksis itu saat pidato kampanye di hadapan relawan di Jakarta Timur. Dalam pidatonya, ia berjanji bahwa janda akan diurus lahir dan batin oleh Anggota DPRD Ali Lubis.
Mantan gubernur Jawa Barat ini juga menyebut janda bakal disantuni oleh Ketua Komisi III DPR Habiburokhman. Ditambah, lanjutnya, janda juga berpotensi dinikahi oleh Bang Ryan jika memang cocok.
“Nanti janda-janda akan disantuni oleh Pak Habiburokhman, akan diurus lahir-batin oleh Bang Ali Lubis. Akan diberi sembako oleh Bang Adnan, dan kalau cocok akan dinikahi olh Bang Ryan,” ujar Ridwan Kamil dalam pidatonya.
Celetukan Ridwan Kamil itu langsung memicu kritik keras. Pasalnya, ia dinilai merendahkan kaum perempuan melalui ucapannya yang mengandung seksisme.
Publik juga semakin emosi lantaran sikap Ridwan Kamil tidak jauh berbeda dengan wakilnya, Suswono. Sebelumnya, Suswono sudah lebih dulu melontarkan kalimat seksis sambil membawa-bawa Nabi. Ia menyarankan janda kaya menikahi pemuda pengangguran.
“Coba ingat Khadijah enggak? Tahu Khadijah kan? Dia kan konglomerat. Nikahi siapa? Ya, Nabi waktu itu belum jadi Nabi, masih 25 tahun pemuda kan? Nah itu contoh kayak begitu,” ucap Suswono beberapa waktu lalu.
Akibat ucapan seksis, Ridwan Kamil dan Suswono sekarang langsung dikecam keras oleh warganet di X. Lantas, seperti apa perbedaan pendidikan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta yang sama-sama dicap seksis ini?
Pendidikan
Baca Juga: RK Puji Anies Bikin Trotoar Sudirman-Thamrin Keren, Tapi Banyak Kampung Kondisinya Jomplang
Pemilik nama lengkap Mochamad Ridwan Kamil ini mengawali sekolah di SDN Banjarsari III Bandung. Usai lulus SD pada 1984, ia melanjutkan sekolah ke SMP Negeri 2 Bandung dan berhasil lulus tahun 1987.
SMA Negeri 3 Bandung menjadi pilihan Ridwan Kamil untuk meneruskan pendidikannya. Usai tamat SMA, ia melanjutkan pendidikan tingkat tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Mantan Wali Kota Bandung ini mengambil jurusan Arsitektur. Ia berhasil lulus dengan gelar Sarjana Teknik pada 1995.
Selanjutnya, Ridwan Kamil meneruskan pendidikan S2 di Universitas California, Berkeley, Amerika Serikat. Dua tahun kuliah, ia sukses meraih gelar Master of Urban Design pada 2001.
Pendidikan Suswono
Berbeda dengan Ridwan Kamil, tidak ada keterangan mengenai riwayat pendidikan SD hingga SMA Suswono. Namun, ia diketahui pernah mendapatkan penghargaan sebagai pelajar teladan saat SMA. Ia juga menjadi lulusan terbaik Sepadya Depdikbud pada 1987.
Berita Terkait
-
RK Puji Anies Bikin Trotoar Sudirman-Thamrin Keren, Tapi Banyak Kampung Kondisinya Jomplang
-
Ngaku Senasib Kayak Jokowi, RK Pasrah Tak Bisa Nyoblos di Jakarta karena KTP Jabar: Banyak Berdoa Sajalah
-
Susul FPI dkk, Dewan Dakwah Jakarta Ikut Dukung RK-Suswono, Apa Alasannya?
-
Ridwan Kamil Janji Santuni Janda-Janda, Kalina Oktarani Tersinggung?
-
Malu-malu Pakai Jersey Persija usai Ditantang Ketum Jakmania, Wartawan ke RK: Dibuka Rompinya Kang!
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien