Suara.com - Brigjen Elphis Rudy murka atas terjadinya kasus polisi tembak polisi di Solok Selatan, Sumatera Barat. Bagaimana tidak, peristiwa itu menewaskan keponakan kesayangannya, AKP Ulil Ryanto.
AKP Ulil meninggal dunia akibat dua luka tembak di kepala. Adapun tembakan maut itu dilepaskan oleh AKP Dadang Iskandar, rekan AKP Ulil di Polres Solok Selatan.
Tragedi itu membuat Jenderal TNI Elphis Rudy tidak tinggal diam. Dengan marah, ia menuntut keadilan atas kematian tragis keponakannya.
Sosok Elphis Rudy sendiri bukan orang sembarangan. Ia memiliki karier mentereng di dunia militer. Tak terkecuali rekam jejak pendidikan cemerlang.
Pendidikan Brigjen Elphis Rudy
Riwayat pendidikan Brigjen Elphis Rudy sangat cemerlang. Ia merupakan tamatan Akademi Militer (Akmil) tahun 1993.
Selain Akmil, ia juga menempuh pendidikan militer di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad). Ia juga bersekolah di Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI dan Sesko Singapura.
Sosok Elphis Rudy juga mengikuti sejumlah tambahan pendidikan spesialisasi untuk menunjang kariernya di dunia militer. Salah satunya mengikuti Kursus Intensif Bahasa Inggris (KIBI) Kementerian Pertahanan (Kemenham).
Elphis juga menjalani sejumlah program spesialiasi luar negeri. Salah satunya adalah Command and Staf Operation Law Course dari Australia. Masih dari negara yang sama, ia turut menjalani pendidikan Lifecicle Of Strategic Procurement Manegement.
Baca Juga: Profil Jenderal Elphis Rudy, Paman AKP Ulil Murka Keponakan Ditembak Mati AKP Dadang
Selanjutnya, Elphis juga menjalani dua pendidikan spesialisasi dari Amerika Serikat. Kedua program ini adalah Legalaspect in Combating Corruption dan Defence International Security Assistance Management.
Kini, Brigjen Elphis Rudy berniat menuntut keadilan atas kematian AKP Ulil. Ia juga menyatakan bahwa kasus polisi tembak polisi ini telah membuat Polri kehilangan aset berharga mereka.
Tag
Berita Terkait
-
Profil Jenderal Elphis Rudy, Paman AKP Ulil Murka Keponakan Ditembak Mati AKP Dadang
-
Polisi Tembak Polisi: AKP Dadang Iskandar Diketahui Punya Beberapa Properti dan Mobil
-
Profil Kapolres Solok Selatan Arief Mukti, Rumah Dinasnya Jadi Sasaran Tembak AKP Dadang Iskandar
-
Beda Kekayaan AKP Dadang Iskandar vs AKP Ryanto Ulil di Kasus Polisi Tembak Polisi
-
Profil dan Pendidikan AKP Dadang Iskandar: Tersangka Polisi Tembak Polisi yang Tewaskan AKP Ulil
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu