Suara.com - Pekerjaan adalah sumber utama bagi manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, termasuk makanan, tempat tinggal, pakaian, dan layanan kesehatan.
Tanpa pekerjaan, seseorang tidak dapat membiayai kebutuhan dasar dan meningkatkan kualitas hidup. Melalui pekerjaan, manusia dapat melakukan sosialisasi dan membangun identitas diri.
Pekerjaan memberikan kesempatan untuk interaksi dengan orang lain, belajar keterampilan baru, serta mengembangkan karakter. Namun, ancaman terhadap pekerjaan di masa depan semakin nyata, terutama akibat perkembangan teknologi dan perubahan iklim.
Kecerdasan Buatan (AI) diperkirakan dapat menghilangkan hingga 85 juta pekerjaan pada tahun 2025, dengan pekerjaan rutin dan berulang paling rentan tergantikan.
Pekerjaan yang tahan terhadap krisis ekonomi menjadi perhatian penting, terutama di masa ketidakpastian ekonomi yang sering terjadi.
Berikut adalah beberapa sektor dan jenis pekerjaan yang diperkirakan akan tetap stabil meskipun dalam kondisi resesi.
Sektor Pekerjaan Tahan Resesi
1. Kesehatan
Industri kesehatan adalah salah satu sektor yang paling tahan resesi. Permintaan untuk tenaga medis seperti dokter, perawat, dan apoteker tidak akan berkurang, bahkan cenderung meningkat saat masyarakat menghadapi masalah kesehatan akibat stres atau kondisi ekonomi yang sulit.
2. Teknologi Informasi (IT)
Dengan semakin meningkatnya digitalisasi dalam berbagai aspek kehidupan, pekerjaan di bidang teknologi informasi tetap diminati. Posisi seperti programmer, analis data, dan pengembang perangkat lunak memiliki permintaan yang tinggi dan terus berkembang, menjadikannya pilihan karir yang aman.
3. Pendidikan
Tenaga pendidik, baik di tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, selalu dibutuhkan. Dalam situasi sulit, banyak orang cenderung mencari pendidikan lebih lanjut untuk meningkatkan keterampilan mereka, sehingga permintaan terhadap guru dan dosen tetap stabil.
4. Layanan Keuangan
Profesi di bidang layanan keuangan seperti akuntan dan auditor juga cenderung aman dari resesi. Masyarakat membutuhkan bantuan dalam mengelola keuangan mereka selama periode sulit, sehingga ahli keuangan akan tetap dicari.
Berita Terkait
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Jangan Tunggu Dewasa! 5 Bukti Anak-Anak Ini Sudah Bisa Mengubah Dunia dari Bangku Sekolah
-
Pemerintah Lebih Untung Jika Jalankan Putusan MK Soal MBG di 2027, Pakar UGM Jelaskan Alasannya
-
Viral Komentar Tak Berempati Nakes ke Pasien BPJS, RSUP Dr. Sardjito Buka Suara
-
Jangan Tunggu 2028, MBG dan Anggaran Pendidikan Didesak Pisah Tahun Depan
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe
-
Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim
-
3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel
-
Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut
-
6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI
-
Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik
-
Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan
-
BRI dan BRI Finance Perkuat Pembiayaan Kendaraan lewat BRI KKB Expo 2026
-
Cari Kendaraan Baru? BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Lebih Mudah
-
47 Warga Meninggal, Ratusan Rumah Rusak Parah Akibat Gempa di NTT