Suara.com - Pesta demokrasi seluruh masyarakat Indonesia dalam memilih calon kepala daerah dan wakil kepala daerah masing-masing telah dilaksanakan pada Rabu (27/11/2024) kemarin. Salah satu Pilkada 2024 yang juga menjadi buah bibir masyarakat sejak awal adalah Pilkada Jawa Tengah.
Bagaimana tidak, dua paslon calon gubernur yaitu Andika Perkasa dan Ahmad Luthfi memiliki latar belakang sebagai perwira tinggi TNI dan Polri. Hasil Quick Count yang dipublikasikan oleh lembaga survei menyatakan bahwa hasil sementara menunjukkan pasangan Ahmad Luthfi - Gus Yasin sebagai paslon cagub-cawagub Jateng nomor urut2 berhasil menduduki hasil suara tertinggi. Sedangkan paslon Andika - Hendrar masih memiliki suara yang lebih rendah dibanding Luthfi - Gus Yasin.
Hal ini menimbulkan konflik warganet di media sosial dengan sindiran menohok mereka. Bahkan kata kunci Jateng menempati jajarang trending topic X usai pencoblosan. Terlebih lagi, para cagub Andika maupun Luthfi dianggap memiliki masa lalu dan konflik yang sempat menimbulkan kontroversi.
Lalu, seperti apa cuitan menohok para warganet soal Pilkada Jateng ini? Simak inilah selengkapnya.
Sindir Luthfi soal kasus polisi tembak siswa
Seorang warganet dengan akun @kari****** pun mengunggah cuitan menohok yang menyindir soal kasus polisi tembak siswa yang terjadi di Semarang baru-baru ini.
"Dikasih pilihan Cagub lulusan Harvard (Andika) yg gelarnya ada 5, Jateng malah pilih orang (Luthfi) dari instansi yg bikin bocah didor, tragedi Kanjuruhan, dan kasus dar der dor lainnya. Mantap," tulis akun tersebut yang mendapatkan 2 ribu lebih respons dari warganet lain.
Pemilik akun tersebut diduga menyindir Luthfi yang diketahui merupakan pensiunan perwira Polri.
Sebut warga Jateng primitif
Baca Juga: Luthfi-Taj Yasin Unggul Hitung Cepat, PWNU Jateng Berharap Janji Ditepati
Tak hanya itu warganet lain dengan akun @papa***** justru menyebut bahwa banyak warga Jateng yang primitif lantaran berkonflik usai perbedaan pendapat mengenai pilihan paslon.
"Kasian banget ya banyak warga Jateng, pendidikan di sana ilegal apa gimana? ngebayangin betapa primitifnya pola pikir di sana, semoga lekas berkembang yaa peradabannya," cuit akun tersebut.
Minta warga sediakan rompi anti peluru
Sosok Luthfi yang merupakan pensiunan perwira Polri pun dikait-kaitkan warganet dengan berbagai kejadian mengenaskan yang melibatkan anggota Polri. Bahkan, tragedi Kanjuruhan yang terjadi tahun 2022 lalu juga ikut membuat banyak warganet meminta warga Jateng untuk menyediakan rompi anti peluru.
"Warga Jateng lebih baik sedia 1 rumah 1 rompi anti peluru," tulis akun @itssqu******.
Sindir balik pendukung Andika
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS