Suara.com - Kepedulian terhadap pendidikan anak bisa diwujudkan dengan berbagai aksi. Contohnya, ada tiga artis ternama Tanah Air yang turut berkontribusi memajukan pendidikan nasional dengan cara mendirikan lembaga pendidikan anak usia dini alias PAUD.
Salah satunya adalah Yuni Shara, yang diam-diam sudah beberapa tahun mendirikan sebuah PAUD di Malang, Jawa Timur. Tapi selain Yuni Shara, ada juga sosok Sarwendah dan Ria Ricis yang juga mendirikan sekolah mereka masing-masing. Seperti apa? Berikut ulasannya.
PAUD Sarwendah: Sempat jadi korban perusakan
Mantan istri Ruben Onsu ini memang terkenal dengan kegiatan sosial yang kerap ia rintis bersama sang mantan suami.
Beberapa tahun lalu, Sarwendah sempat mendirikan sebuah lembaga PAUD sekaligus taman bacaan yang ia beri nama Taman Pendidikan Sarwendah.
Sekolah itu menyediakan tempat belajar bagi anak-anak warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Melalui Taman Bacaan Sarwendah, masyarakat sekitar bisa mendapatkan akses pendidikan seperti taman baca gratis yang menyediakan ratusan buku anak-anak untuk dibaca secara umum.
Sayangnya, sekolah tersebut beberapa kali sempat menjadi korban perusakan orang yang tak bertanggung jawab.
Sempat geger sebuah insiden perusakan ruang kelas oleh orang tak dikenal. Lalu pada kesempatan lain, ada oknum tak bertanggung jawab yang membawa kabur fasilitas belajar dari PAUD tersebut.
Ria Ricis dirikan PAUD berbasis Islami bersama kakak
Ria Ricis menyibukkan diri usai cerai dengan Teuku Ryan melalui membangun PAUD bersama sang kakak, Oki Setiana Dewi.
Kakak beradik kelahiran Batam tersebut merintis sebuah sekolah berbasis Islami yakni Maha Anak Usia Dini Islamic School di kawasan Bintaro untuk anak usia 3 sampai 6 tahun.
Selain PAUD, Maha Anak Usia Dini Islamic School juga menyediakan Kelompok Belajar dan Taman Kanak-Kanak.
Oki dan Ria Ricis tentu serius dalam menjaga kualitas sekolah rintisan mereka lantaran menerapkan program Native speaker English and Arabic dan menggandeng para guru menghafal Al Quran.
Yuni Shara patok SPP murah untuk murid sekolahnya
Terakhir, ada sosok Yuni Shara yang baru-baru ini viral usai sekolahnya diketahui mematok biaya pendidikan alias SPP yang sangat murah, yakni Rp3.500 per bulan.
PAUD Cahaya Permata Abadi yang terletak di Kota Batu, Malang, Jawa Timur tersebut juga mempersilakan orang tua murid untuk membayar biaya pendidikan anaknya dengan hasil bumi seperti sayur dan buah.
Yuni Shara sebagai Ketua Yayasan Cahaya Permata Abadi mengaku harga tersebut diperuntukkan agar para wali murid bisa mendapatkan pendidikan terbaik bagi buah hati tanpa harus memeras isi dompet.
Kendati murah, fasilitas PAUD Yuni Shara tak kaleng-kaleng. Ada fasilitas berupa pelayanan kesehatan lengkap bagi para murid, seperti pengukuran tinggi dan berat badan hingga pemberian vitamin bagi siswa.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
8 Contoh Perubahan Bentuk Energi di Sekitar Kita
-
Review Film Glass Heart: Ketika Musik Menjadi Jalan untuk Menemukan Diri
-
Bangkok Rebut Posisi Puncak Destinasi 'Workcation' Global 2026
-
Bully Berujung Maut di Pemalang, Siswa Kelas 8 Ditetapkan Jadi ABH, 17 Saksi Diperiksa
-
Kim Sang-sik Sesumbar Usai Vietnam Hajar Thailand di Final Piala AFF 2026, Tantang Messi dan Ronaldo
-
Jadi Polemik, BPS Ungkap Alasan Warga Ekonomi Rendah Masuk Kelompok Desil Tinggi
-
Sengaja Dibakar! Ini Daftar Konglomerat RI yang Kuasai Lahan Sawit Kalimantan
-
Perkuat Pencegahan TPPO, Kanwil Imigrasi Sumut Gandeng BP3MI hingga Polda Dorong Sinergi PIMPASA
-
Prabowo ke Sumsel Cek Karhutla, Akankah Kembali Tanpa Masker di Tengah Kabut Asap?
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros