Suara.com - Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), identik dengan setelan baju hitam putih. Bahkan pilihan warna baju ini masih dikenakan oleh ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut meski tak lagi menjabat.
Terbaru, Jokowi memakai baju hitam putih saat Pilkada serentak pada 27 November 2024. Baju ini dipadukan dengan alas kaki casual yang membuat penampilannya formal namun tetap terlihat santai.
Fakta bahwa Jokowi masih memakai baju hitam dan putih banyak menarik perhatian dari netizen di media sosial dan publik secara umum. Lalu, apa sebenarnya makna di balik baju hitam putih ala Jokowi?
Makna Baju Hitam Putih ala Jokowi
Kembali ke momen beberapa tahun lalu, Jokowi pernah membahas makna di balik baju hitam dan putih khasnya di tahun 2014. Jokowi yang kala itu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dan sudah mengenakan warna baju tersebut.
Jokowi mengatakan kalau alasannya memakai baju hitam dan putih adalah lantaran murah. Pernyataan tersebut membuat wartawan menebak kalau pilihan baju murah menggambarkan kesederhanaan dalam diri Jokowi.
"(Alasan pakai kemeja putih) karena murah. Kalau murah berarti apa?" jawab Jokowi pada tahun 2014 lalu. Jokowi lalu mengiakan tebakan wartawan soal baju putih murahnya menggambarkan kesederhanaan.
Secara psikologis, warna hitam dan putih juga memiliki makna tersendiri. Informasi tersebut seperti yang disampaikan dalam artikel berjudul "The Psychology of Color: How the Colors You Wear Influence Perception" di laman hansenclothing.com.
Menurut artikel tersebut, warna hitam dan putih memancarkan persepsi yang cukup menarik secara psikologis. Di mana hitam dinilai memancarkan keanggunan dan kekuatan. Sedangkan warna putih mewakili kesederhanaan, kemurnian, dan kenetralan.
Baca Juga: Pengamat: Kekalahan PDIP di Pilkada Jateng Dipengaruhi Endorsement Jokowi-Prabowo
Busana berwarna hitam dianggap sangat cocok dipakai di berbagai acara, baik formal maupun kasual. Sementara busana warna putih akan memberikan kesan segar dan terbuka. Perpaduan keduanya membuat si pemakai nampak elegan.
Alasan Jokowi Tetap Pakai Baju Hitam Putih meski Tak Lagi Jadi Presiden
Selain makna, netizen mungkin penasaran dengan alasan Jokowi tetap memakai baju hitam dan putih meski tidak lagi menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Hal ini lagi-lagi sudah pernah dijawab oleh Jokowi.
Ternyata alasan Jokowi tetap memakai baju hitam dan putih cukup sederhana. Diungkap dalam wawancara pada pertengahan November 2024 kemarin, Jokowi mengaku masih mengenakan baju hitam dan putih lantaran memang punya banyak.
"Baju yang banyak memang baju putih, gimana ya," jelas Jokowi seperti dilansir pada Sabtu (30/11/2024).
Demikian ulasan singkat tentang baju hitam dan putih yang sangat identik dengan Jokowi. Semoga bermanfaat!
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Tak Masuk Skuat Oxford, Marselino Ferdinan Berada di Sevilla, Gabung Klub Apa?
-
Gagal Total di Piala AFF 2026, John Herdman Bidik FIFA ASEAN Cup 2026
-
Beli Barang Murah di Online Shop: Solusi Hemat atau Malah Bikin Boncos?
-
Buntut Promosi Vape Libatkan Anak, YouTuber Bigmo Diperiksa Polda Metro Jaya Siang Ini
-
Peneliti ITS kembangkan Solar Chimney, Apa Itu dan Apa Keunggulannya?
-
Perubahan Iklim Tak Hanya Soal Teknologi, Mengapan Pengaruh Sosial Juga Berperan Penting?
-
Dari Hutan hingga Laut, Masyarakat Adat Knasaimos Petakan Wilayah Kelola: Mengapa Ini Penting?
-
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus di Sekolah, Penuh Harapan untuk Indonesia Maju
-
Horor Subuh di Mesuji! Saat Eks Suami Gelap Mata Lepaskan Tembakan ke Mantan Istri
-
Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina