Suara.com - Peristiwa penyiraman air keras yang terjadi pada Agus Salim bisa terjadi kepada siapa saja. Air keras sangatlah berbahaya apabila terkena kulit.
Jangankan terkena kulit, menghirup air keras saja bisa menimbulkan efek terbakar di mulut dan tenggorokan.
Sementara jika terkena mata, pandangan Anda bisa jadi kabur dan disertai nyeri. Sementara itu, air keras yang mengenai kulit akan membuatnya menimbulkan efek terbakar tak tertahankan dan luka yang sedikit sulit disembuhkan.
Apa itu Air Keras?
Air keras adalah istilah umum untuk larutan kimia yang bersifat kaustik atau basa kuat. Bahan-bahan seperti soda kaustik (sodium hidroksida), potas kaustik (potassium hidroksida), dan amonia merupakan contoh umum dari air keras. Kontak dengan air keras dapat menyebabkan luka bakar kimiawi yang serius pada kulit, mata, dan saluran pernapasan.
Setiap detik berharga saat terjadi kecelakaan yang melibatkan air keras. Tindakan pertolongan pertama yang cepat dan tepat dapat meminimalkan kerusakan dan mencegah komplikasi yang lebih serius.
Langkah-langkah Pertolongan Pertama
Jauhkan Diri dari Sumber:
Prioritas utama adalah menjauhkan diri dari sumber air keras. Pindahkan korban ke area yang aman dan pastikan tidak ada lagi paparan bahan kimia.
Lepaskan Pakaian yang Terkontaminasi:
Lepaskan semua pakaian, perhiasan, atau benda lain yang terkena air keras. Lakukan dengan hati-hati untuk menghindari penyebaran bahan kimia ke area kulit yang lain.
Bilas dengan Air Mengalir:
Cuci area yang terkena air keras dengan air mengalir dingin selama minimal 15-20 menit. Air mengalir akan membantu menetralkan bahan kimia dan mengurangi kerusakan pada kulit.
Jangan menggunakan sabun atau bahan lainnya sebelum membilas dengan air bersih.
Lepuh:
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2026? Ini Prediksi dan Tips Hindari Macet
-
Jadwal Operasional Transportasi Publik Selama Libur Lebaran 2026: Transjakarta, MRT, dan KRL
-
Tips Menyimpan Opor Ayam Sisa Lebaran di Kulkas agar Tahan Lama dan Tetap Enak, Jangan Sampai Basi
-
Bolehkah Puasa Syawal 1 Hari Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya Sesuai Sunnah
-
Rencana ke Ragunan saat Libur Lebaran? Cek Harga Tiket dan Jam Buka Terbaru
-
Bolehkah Wanita Haid Ziarah Kubur dan Membaca Yasin? Ini Hukumnya
-
Apakah Puasa Syawal Harus Berturut-Turu atau Boleh Diselingi? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Waduh, Lupa Bayar Zakat Fitrah Setelah Sholat Idulfitri? Ini Hukum dan Cara Mengatasinya
-
5 Tips Aman Makan Makanan Bersantan saat Lebaran agar Tetap Sehat
-
Jangan Biarkan Iman 'Drop', 7 Tips Menjaga Semangat Ibadah Tetap On Fire setelah Ramadan