Lifestyle / Komunitas
Minggu, 01 Desember 2024 | 07:15 WIB
Ilustrasi lari pagi. (Unsplash.com/ Gabin Vallet)

7. Interval Training

Latihan interval mengombinasikan sesi intensitas tinggi dengan periode pemulihan. Contohnya, berlari cepat selama satu menit, diikuti dengan berjalan selama dua menit.

8. Recovery Run

Recovery run adalah sesi lari ringan untuk mempercepat pemulihan tubuh setelah melakukan lari jarak jauh.

9. BIB

BIB atau nomor dada adalah tanda identitas pelari yang biasanya dilengkapi chip untuk mencatat waktu selama perlombaan.

10. Strength Training

Latihan kekuatan, seperti squat atau lunges, membantu memperkuat otot kaki dan mendukung performa saat berlari.

11. Cross Training

Cross training adalah latihan selain lari, seperti bersepeda atau berenang, untuk meningkatkan kebugaran tubuh secara menyeluruh.

12. Fartlek

Fartlek adalah kombinasi lari cepat dan lambat secara bergantian, biasanya dilakukan tanpa pola tertentu.

13. Overtraining

Overtraining terjadi ketika tubuh terlalu sering berlatih tanpa waktu pemulihan yang cukup, menyebabkan kelelahan fisik dan mental.

14. Cut Off Time (COT)

COT adalah batas waktu yang ditentukan untuk menyelesaikan perlombaan. Pelari harus memperhatikan pace mereka agar bisa mencapai garis finis sebelum waktu habis.

15. Do Not Finish (DNF)

DNF berarti pelari gagal menyelesaikan lomba, biasanya karena melewati batas COT atau alasan kesehatan. Pelari DNF tidak mendapatkan medali perlombaan.

Dengan memahami istilah-istilah dalam olahraga lari, pelari dapat meningkatkan pengalaman mereka, baik saat berlatih maupun mengikuti perlombaan.

Load More