Suara.com - Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung, Dadang Supriatna dan Ali Syakieb menang Pilkada 2024 berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) yang dirilis Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA. Pasangan nomor urut 2 itu unggul dengan perolehan 57,01 persen suara.
Dadang Supriatna-Ali Syakieb unggul jauh dari pasangan nomor urut 1, Sahrul Gunawan-Gun Gun Gunawan, yang hanya meraih 42,99 persen suara. Dadang-Ali menang di 31 kecamatan di Kabupaten Bandung.
Nama Ali Syakieb dan Sahrul Gunawan jadi perhatian publik karena keduanya sama-sama berasal dari dunia entertaimen. Lantas, siapa paling kaya di antara mereka?
Kekayaan Ali Syakieb
Sebagai calon pejabat negara, aktor Ali Syakieb telah melaporkan total kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total kekayaan yang dimiliki Ali mencapai Rp 13.482.841.979 atau setara Rp 13,4 miliar.
Sebelum sukses di industri hiburan, Ali Syakieb sempat meniti karier sebagai pilot. Namun, tak berlanjut. Ia kemudian mengikuti jejak sang kakak, Nabila Syakieb, menjadi aktor dan meraih penghargaan seperti SCTV Awards 2016 dan Kiss Awards 2022.
Dalam laporan LHKPN, kekayaan Ali Syakieb terdiri dari aset berupa tanah, bangunan, kendaraan, hingga kas. Berikut rinciannya:
Tanah dan Bangunan
- Total nilai: Rp10,45 miliar
- Tanah di Bandung Barat (487 m²): Rp450 juta
- Tanah di Bogor (446 m² dan 466 m²): masing-masing Rp5 miliar
Alat Transportasi dan Mesin
- Total nilai: Rp2,165 miliar
- Mobil Mitsubishi Pajero Sport Dakar 2017: Rp400 juta
- Mobil Mazda Biante 2016: Rp150 juta
- Mobil Mazda CX 30 2023: Rp415 juta
- Mobil Land Rover Range Rover Velar 2017: Rp1,2 miliar
Harta Bergerak Lainnya
- Nilai: Rp70 juta
Kas dan Setara Kas
- Nilai: Rp817,8 juta
Hutang
- Nilai: Rp20 juta
Harta Kekayaan Sahrul Gunawan
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), jumlah kekayaan Sahrul Gunawan mencapai Rp 14.610.892.487 atau setara Rp14 miliar. Harta kekayaan tersebut meliputi beberapa aset utama, termasuk tanah dan bangunan di Jakarta Selatan serta Bogor, kendaraan pribadi, hingga kas dan setara kas.
Menurut laporan yang disampaikan pada 29 Maret 2024, berikut detail kekayaan Sahrul Gunawan sesuai data LHKPN:
Tanah dan Bangunan: Rp18.700.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 47,73 m²/40,64 m² di Jakarta Selatan, Rp1.700.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 145 m²/400 m² di Jakarta Selatan, Rp7.000.000.000
- Tanah seluas 1.038 m² di Bogor, Rp10.000.000.000
Alat Transportasi dan Mesin: Rp600.000.000
- Mobil Mercedes Benz E 250 A/T tahun 2018, Rp600.000.000
- Kas dan Setara Kas: Rp99.507.204
Harta Lainnya: Rp2.600.000.000
Hutang: Rp7.388.614.717
Total harta setelah dikurangi hutang menjadi Rp14.610.892.487.
Rekam jejak kekayaan Sahrul Gunawan menunjukkan fluktuasi. Pada tahun 2020, kekayaannya tercatat Rp22 miliar. Namun, angka tersebut menyusut menjadi Rp11 miliar pada 2021 dan Rp10 miliar pada 2022. Tahun 2023, kekayaannya kembali meningkat hingga Rp14 miliar.
Tag
Berita Terkait
-
Lautan Eceng Gondok Selimuti Permukaan Sungai Citarum
-
Jadi Bupati Minimal Lulusan Apa? Ini Aturan dan Latar Pendidikan Jeje Govinda yang Viral
-
Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil
-
Di Depan Istri, Sahrul Gunawan Sebut Intan Nuraini Mantan Terindah
-
Banjir Rendam Kabupaten Bandung, 14 Kecamatan Terdampak
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik