Suara.com - Biaya perawatan kesehatan semakin tahun semakin meningkat. Ini membuat banyak orang khawatir tentang bagaimana cara menjaga kesehatan tanpa membebani keuangan. Namun, jangan khawatir, ada beberapa langkah yang bisa Anda ambil untuk melindungi diri dan keluarga dari biaya medis yang tak terduga.
Tentu saja, untuk menghadapi kenaikan biaya medis, hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan menjalani gaya hidup sehat, yang bisa mengurangi risiko terkena penyakit.
Kemudian, biasakan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, karena itu dapat membantu mendeteksi penyakit pada tahap awal sehingga pengobatan bisa lebih cepat dan biaya lebih terjangkau.
Tak kalah penting adalah memanfaatkan asuransi kesehatan. Seperti kita tahu, asuransi kesehatan bisa membantu meringankan beban finansial jika Anda harus menjalani perawatan medis.
Seiring dengan hal itu, kebutuhan akan perlindungan kesehatan pun menjadi produk asuransi individu yang paling diminati. Dan untuk menjawab kebutuhan tersebut, AIA menghadirkan PHS Saver, yang membantu nasabah dalam mendapatkan akses layanan kesehatan dengan menghadirkan manfaat lebih dari proteksi.
Chief Marketing Officer AIA, Kathryn Parapak, menyampaikan, “Kami sangat menyadari bahwa kesehatan adalah aset terbesar dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk membantu nasabah menjaga kualitas hidup yang sehat sambil memberikan perlindungan yang dibutuhkan saat menghadapi situasi tak terduga. PHS Saver dirancang untuk memberikan ketenangan pikiran dan menjaga nasabah selalu siap menghadapi tantangan kesehatan.”
PHS Saver memberikan akses perawatan medis di lebih dari 900 rumah sakit yang bisa menggunakan fasilitas cashless, baik di rumah sakit dalam negeri maupun luar negeri. Tidak hanya itu, produk ini juga dilengkapi dengan layanan Personal Medical Management sebagai layanan pendampingan personal dengan akses global untuk diagnosis medis yang lebih akurat.
Untuk membantu nasabah mengadopsi gaya hidup sehat, PHS Saver juga dilengkapi dengan keanggotaan AIA Vitality, program kesehatan dan kebugaran berbasis sains yang dirancang untuk mendukung nasabah dalam membuat pilihan gaya hidup yang lebih sehat setiap hari. Program ini memberikan insentif untuk lebih aktif, makan dengan baik, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Baca Juga: Ulasan Buku Utuh Sebagai Jiwa: Saat Menghadapi Depresi dan Kecemasan
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak