Suara.com - Masuk ke sekolah kedinasan tentu harus paham benar syarat yang ditetapkan. Beberapa menerapkan syarat ketat untuk fisik seperti tinggi badan, kondisi mata, bahkan hingga kondisi gigi. Namun tahukah Anda ada daftar sekolah dinas yang tidak mempermasalahkan gigi dalam syaratnya?
Sekolah kedinasan sendiri masih menjadi dambaan banyak orang. Tidak hanya karena kualitas pendidikannya, namun juga adanya jaminan bahwa setelah lulus dari sekolah ini seseorang dapat memiliki pekerjaan yang jelas pada dinas atau lembaga yang menaungi sekolah kedinasan tersebut.
Untuk daftar sekolah dinas yang tidak mempermasalahkan gigi dapat Anda cermati di bawah ini.
1. Politeknik Keuangan Negara STAN
Sekolah kedinasan ini berada di bawah Kementerian Keuangan RepubliK Indonesia, dan tidak memasukkan syarat kondisi gigi pada pendaftarannya. Fokus utama seleksi PKN STAN pada kemampuan akademis dan hasil tes masuk yang diberikan, terkait matematika, bahasa Inggris, dan tes potensi akademik.
2. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)
Mirip dengan PKN STAN yang berada di bawah Kementerian Keuangan, STAN sendiri berada di bawah Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan atau BPPK. Titik berat syaratnya adalah pada kemampuan akademis yang dimiliki calon siswa, jadi selama calon siswa tidak memiliki kesehatan yang sangat serius dan mengganggu maka peluang tetap terbuka.
3. Sekolah Tinggi Ilmu Statistik
Berada di bawah Badan Pusat Statistik, Politeknik Statistika STIS memiliki kebijakan yang tidak terlalu ketat terkait kondisi gigi calon mahasiswanya. Seleksi masuk difokuskan pada kemampuan akademis dalam bidang matematika dan statistika. Selama tidak ada masalah kesehatan berat, maka kondisi gigi yang tidak sempurna bukan jadi halangan besar.
4. Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD)
Keempat adalah STTD yang berada di bawah Kementerian Perhubungan. Sekolah kedinasan ini dikenal tidak terlalu mempermasalahkan kondisi gigi calon mahasiswanya. Karena fokus utama seleksi ada pada kemampuan akademis.
5. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip)
Sekolah kedinasan ini berada di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan memiliki kebijakan cukup fleksibel tentang kondisi gigi calon mahasiswanya. Faktor utama pada seleksi yang dilakukan adalah kemampuan akademis, tes psikologi, dan kesehatan umum.
6. Politeknik Imigrasi (Poltekim)
Terakhir adalah Poltekim yang berada di bawah Kemenkumham. Sekolah ini juga tidak mempermasalahkan kondisi gigi saat pendaftaran berlangsung, karena fokusnya terletak pada seleksi kemampuan akademis, tes psikologi, serta kesehatan fisik secara umum.
Baca Juga: Cara Cek Kuota Sekolah SNBP 2025 Terbaru, Siap-siap Masuk PTN Impian!
Jadwal Pendaftaran Tahun 2024
Dilansir dari laman indonesiabaik.id, BKN resmi merilis jadwal lengkap seleksi Sekolah Kedinasan 2024 lalu. Pengumuman seleksinya dilakukan pada tanggal 14 hingga 28 Mei 2024, dan diakhiri dengan validasi data pembayaran pada 6 hingga 8 Juli 2024 lalu.
Jika tidak ada perubahan, maka tahun 2025 juga akan menggunakan jadwal yang serupa dengan tahun ini.
Itu tadi sekilas penjelasan tentang daftar sekolah dinas yang tidak mempermasalahkan gigi dalam kondisi kurang sempurna. Semoga bermanfaat, dan telusuri lebih jauh masing-masing pada situs resminya!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul