Suara.com - Nama Ta'im mendadak viral di media sosial usai ramai kontroversi yang dituai oleh Gus Miftah.
Adapun baru-baru ini, Gus Miftah memancing amarah publik usai menghina seorang pedagang es teh dalam sebuah acara salawat di Magelang beberapa waktu lalu.
Jejak digital Gus Miftah juga kini perlahan terungkap usai sempat melontarkan komentar bernada melecehkan terhadap sosok sinden kondang Yati Pesek.
Pengguna media sosial khususnya X mulai mengungkap masa lalu Gus Miftah yang ternyata jauh berbeda dari pengetahuan publik.
Warganet berbondong-bondong mengungkap bahwa Gus Miftah ternyata bukan seorang anak kiai. Lalu dalam kesempatan yang sama, publik juga menyandingkan Gus Miftah dengan sosok Ta'im itu.
Lantas, siapakah Ta'im sebenarnya?
Kronologi viralnya nama Ta'im: Teman lama Gus Miftah ungkap nama aslinya
Semenjak jejak digital Gus Miftah terungkap, muncul beberapa pengguna media sosial yang mengaku bahwa mereka kenal dengan Gus Miftah di masa lalu.
Nama 'Ta'im' akhirnya menjadi trending topic dan telah muncul dalam 24 ribu cuitan hingga berita ini ditulis.
Baca Juga: Berani Rendahkan Legenda di Pentas Wayang, Beda Kelas Gus Miftah Vs Yati Pesek
Para netizen yang mengaku sebagai 'teman lama' Gus Miftah tersebut mengklaim bahwa Miftah Maulana Habiburrahman bukan nama asli dari sosok mantan Utusan Presiden tersebut.
Mereka mengaku Gus Miftah adalah dahulu seorang pemuda bernama Ta'im yang tinggal di Masjid Mergangsan, Yogyakarta sebagai marbot.
"Miftah asli namanya Ta'im, bukan Gus, ayahnya orang Lampung kerja serabutan. Ta'im dulu marbot di Masjid Mergangsan Jogja saat kuliah dan nggak lulus," cuit seorang warganet.
Tak berhenti di situ, si warganet menjelaskan bahwa Gus Miftah sempat terjun ke dalam partai namun gagal hingga dibantu sosok mantan petinggi Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais.
"Dulu nggak ada perempuan mau. Pernah ikut partai gagal. Baru sukses setelah dibantu Amien Rais, lalu berubah jadi Gus Miftah supaya terkenal," lanjut cuit si warganet.
Warganet yang lain lalu juga mengunggah cuitan senada yang menjelaskan bahwa Gus Miftah bukan seorang anak kiai dan tak lulus kuliah.
Berita Terkait
-
Berani Rendahkan Legenda di Pentas Wayang, Beda Kelas Gus Miftah Vs Yati Pesek
-
Gus Miftah Mundur, Siapa yang Pantas Gantikan? Publik Jawab Begini...
-
Komika Benidictus dan Mamat Alkatiri Kritik Keras Gus Miftah, Singgung Citra Pemuka Agama
-
Lalat Mengerumuni Kepala Gus Miftah Saat Umumkan Mundur, Jadi Hiburan Netizen
-
Kronologi Lengkap Gus Miftah Mundur dari Utusan Khusus Presiden: Menghina Berakhir Menangis
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek