Suara.com - Nama Gus Miftah masih saja jadi gunjingan publik. Semua gara-gara aksinya bercanda dengan kata "goblok" kepada seorang penjual es teh saat berceramah.
Kekinian, masalah Gus Miftah merembet kemana-mana. Tingkah dan cara bicaranya di masa lalu pun dikuliti netizen. Selain itu, publik juga mempertanyakan dimana proses pendidikan Gus Miftah hingga akhirnya jadi pendakwah.
Gus Miftah disebut-sebut alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Dalam laman resmi kampus, Gus Miftah disebut pernah menghadiri forum Talkshow Kebangsaan tahun 2022 sebagai sosok pendakwah sukses dan pernah menimba ilmu di sana.
Namun, beredar isu bahwa Gus Miftah sebenarnya tidak menyelesaikan pendidikannya di UIN Sunan Kalijaga. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), alumni didefinisikan sebagai "orang-orang yang telah mengikuti atau tamat dari suatu sekolah atau perguruan tinggi." Berdasarkan pengertian ini, Gus Miftah tidak bisa disebut sebagai alumni UIN Sunan Kalijaga.
Meski ada isu bahwa ia tidak menamatkan pendidikan di UIN Sunan Kalijaga, Gus Miftah baru saja meraih gelar Sarjana Pendidikan pada tahun 2023 dari Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang. Dengan pencapaiannya ini, Gus Miftah resmi menyandang gelar Sarjana Pendidikan dari program studi Pendidikan Agama Islam di Fakultas Agama Islam Unissula.
Gus Miftah lahir di Lampung pada 5 Agustus 1981. Dia menghabiskan masa kecil hingga remaja di tanah kelahirannya. Dia pernah menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Pembangunan Bustanul Ulum Jayasakti, Lampung Tengah. Sebelum melanjutkan ke Pondok Pesantren Nurul Huda, Sragen.
Lulus dari SMA, Gus Miftah melanjutkan pendidikan ke Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga. Sayang kuliahnya tidak tuntas. Selama di Yogyakarta, Gus Miftah banyak mengikuti pengajian dengan ngaji kalong di pesantren-pesantren.
Belakangan, Gus Miftah banyak memberikan ceramah. Dia juga memimpin pesantren di Yogyakarta yang diberi nama Ora Aji. Demikian informasi seputar pendidikan Gus Miftah.
Kasus Gus Miftah hingga Mundur dari Utusan Khusus Presiden
Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah akhirnya mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.
Keputusan ini disampaikan Gus Miftah saat konferensi pers di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (6/12/2024).
"Hari ini dengan segala kerendahan hati dan ketulusan, serta dengan penuh kesadaran, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan," ujar Gus Miftah dalam pernyataannya.
Gus Miftah menegaskan bahwa keputusannya ini diambil secara mandiri tanpa tekanan dari pihak mana pun.
"Ini bukan karena permintaan siapa pun, tetapi murni atas rasa cinta, hormat, dan tanggung jawab saya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, serta seluruh masyarakat Indonesia," katanya.
Sebelumnya, Gus Miftah menjadi sorotan publik setelah videonya yang dianggap mempermalukan seorang pedagang es teh viral. Dalam video yang diunggah akun Instagram @wkwkmedsos, terlihat Gus Miftah mengomentari pedagang yang sedang berada di tengah jamaah pengajian.
Berita Terkait
-
Dituding 'Menjilat' Prabowo Terkait Selat Hormuz, Gus Miftah: Ini Soal Keyakinan!
-
Gus Miftah Puji Diplomasi Prabowo di Tengah Panas Selat Hormuz: Makanya BBM Tidak Naik!
-
Viral Ibu Pemilik Warung Menangis dan Sungkem ke Gus Miftah, Tuai Pro Kontra
-
Gus Miftah Nongol di Kandang Arsenal, Doakan The Gunners Juara, Chelsea Minggir Dulu
-
Bikin Acara Istighosah, Gus Miftah Paksa Gus Ipul dan Gus Ipang Wahid Rogoh Kocek Sendiri
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita
-
7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget
-
Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri
-
65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?
-
Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat
-
Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan
-
5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural
-
Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet
-
Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan