Suara.com - Aksi Miftah Maulana Habiburrahman mengolok-olok penjual es teh tak cuma membuatnya ramai dikecam, tetapi juga membuat adab para pendakwah lain ikut disorot.
Salah satunya Gus Iqdam, pendakwah muda asal Jawa Timur yang disebut tak jauh berbeda dari Gus Miftah. Pasalnya Iqdam pernah menegur seorang penjual es teh dengan nyelekit.
Iqdam rupanya sempat menilai penjual es teh di acara pengajiannya sengaja cari perhatian alias caper.
"Saya bayar Rp500 ribu, sekarang saya beli, tapi nggak usah jualan lagi sampai kiamat! Enggak, kamu yang kebablasan, caper ya caper!" begitulah teguran Iqdam yang disampaikan dalam bahasa Jawa, seperti dikutip pada Selasa (10/12/2024).
Viralnya video itu membuat momen saat Iqdam memborong dagangan penjual asongan di acara pengajian jadi menuai beragam respons.
Diunggah ulang oleh akun Instagram @/undercover.id, para penjual es itu berbondong-bondong datang ke depan dan konon dagangannya langsung diborong oleh Iqdam dan Gus Kautsar yang mengisi pengajian.
Aksi inilah yang dikomentari warganet, termasuk menuduh Iqdam meniru cara Miftah untuk "cuci tangan" sebab pernah menegur pedagang kecil dengan cara yang kurang baik.
Namun terlepas dari pro dan kontranya, kontroversi adab kepada penjual es ini membuat publik jadi ikut menyoroti latar belakang para pendakwah.
Tak terkecuali untuk Gus Iqdam, sebab kini ada pula pertanyaan soal Gus Iqdam berguru kepada siapa?
Baca Juga: Ibarat Botol Ketemu Tutup, Video Miftah Maulana dan Habib Zaidan Lecehkan Jemaah Putri Dikecam
Pendakwah bernama Agus Muhammad Iqdam Kholid ini merupakan anak terakhir dari 4 bersaudara pasangan KH Kholid dan Hj. Ny Lanratul Farida.
Iqdam sudah belajar agama Islam sejak kecil, termasuk dari pamannya, KH Dliyauddin Azzamzami. Setelahnya Iqdam melanjutkan pendidkan ke Pondok Pesantren Al Falah Ploso di Kediri, Jawa Timur.
Di pondok pesantren inilah Iqdam belajar mengaji di bawah asuhan Muhammad Abdurrahman Kautsar atau Gus Kautsar.
Lalu pada Desember 2018, Iqdam mendirikan Majelis Ta'lim Sabilu Taubah yang awalnya hanya memiliki 7 jemaah dan terus berkembang hingga kini mempunyai 66 ribu jemaah di berbagai penjuru Nusantara.
Di luar pendidikan keagamaan, Iqdam ternyata juga berkuliah di S1 Ilmu Hukum Universitas Islam Blitar (UNISBA). Ulama kelahiran 27 September 1994 ini resmi menjadi mahasiswa baru pada tahun 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti