Suara.com - Jejak digital Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah berseliweran di media sosial. Salah satunya saat dirinya tengah berdakwah di sebuah tempat diduga klub malam.
Pada video yang diunggah kembali akun TikTok @/liberation_sans, seorang perempuan bertanya tentang hukum menjadi seorang simpanan.
"Gini kan pekerjaan saya kan banyak godaanya tho? banyak tamu yang ingin jadi simpanan saya, kebalik aku jadi simpenan. Kalau gitu hukumnya gimana ya?" tanya perempuan pada Gus Miftah.
"Jadi begini ya, sebenarnya saya gagal paham dengan simpanan. Cowok itu kan boleh menikah lebih dari satu. Dalam undang-undang agama laki-laki menikah lagi itu nggak perlu izin istri, yang nggak boleh itu kalau nikah resmi, mau nggak mau harus melalui persetujuan istri melalui pengadilan," jawab Miftah Maulana.
Miftah Maulana menyebut, jika tujuannya menikah siri maka dibolehkan tanpa izin dari istri. Kendati demikian, Gus Miftah menekankan ia tak mendukung kondisi demikian.
"Bukan saya mendukung kondisi seperti itu, kalau jawaban yang fair laki-laki menikah siri selama istrinya belum lebih dari 4 ya boleh-boleh saja, yang nggak boleh itu kumpul tanpa nikah. Kalau posisi dinikahi ya sah-sah aja persoalan normal atau merebut kan itu persesi publik," terang Miftah Maulana.
"Persolan kan kita bermasyarakat kan ada norma dan etika makanya ada istilah pelakor. Enggak ada pelakor di agama, kalau dinikahi sah kok. Kalau saya meiminimalir maksiat kalau bisa halal ngapain haram," tandasnya.
Momen tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet. Publik malah salah fokus dengan adab Gus Miftah yang tampak lebih santun dalam dakwah di tempat-tempat tak biasa.
"Bukannya harusnya menjaga pandangan ya, kayak ust Adi Hidayat selalu tunduk kalau yang bertanya perempuan," komentar warganet. "Dia lebih ngehargain orang-orang kaya gini, daripada pedagang kecil," imbuh warganet lain.
"Sepertinya dia lebih lembut dan betah dakwah di sini," tulis warganet di kolom komentar. "Di tempat begitu malah omongannya lebih kalem," timpal lainnya.
Berita Terkait
-
Kronologi Clara Shinta Dituding Jadi Penyebar Video Miftah Maulana Hina Penjual Es Teh
-
Ngaku-ngaku Keturunan Prabu Brawijaya, Arkeolog BRIN Sebut Leluhur Gus Miftah Tokoh Fiktif: Tak Tercatat Sejarah!
-
Detik-Detik Gus Miftah Diprotes Siswi SMA gegara Sering Ngomong Kasar saat Dakwah: Prinsipnya Gimana?
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN
-
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya