Suara.com - Sosok Lady Aurellia yang diduga menjadi pemicu kasus penganiayaan dokter koas di Palembang terus dikuliti netizen. Kini, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik sang ayah, Dedy Mandarsyah disebut janggal.
Diketahui, ayah Lady Aurellia itu memang merupakan salah satu pejabat di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ia merupakan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat.
Sebagai pejabat PUPR, Dedy Mandarsyah melaporkan kekayannya di LHKPN. Saat ini dalam LHKPN, ia memiliki total kekayaan Rp9.426.451.869.
Di mana, Dedy Mandarsyah memiliki tiga bidang tanah dan bangunan dengan total Rp700 juta yang masing-masing hanya harganya hanya berkisar Rp200 juta-Rp350 juta dengan luas 33.8 m2/33.8 m2 serta 36 m2/36 m2.
Angka ini terbilang janggal sebab, harga tanah di Jakarta Selatan sendiri sudah termasuk tinggi. Akun X @dhemit_is_back ikut menyindir hal tersebut.
"Selain rajin menabung dan baik hati ternyata bapak dari Dokter Koas ini pandai menawar harga rumah murah dapat hanya 200jt Jaksel dan lumayan bagus jalan Supeno tepat di kota ( hebat bukan)," ujarnya seperti Suara.com kutip Senin (16/12/2024).
Akun tersebut juga turut memposting potret bangunan mewah yang diduga merupakan rumah milik Dedy Mandarsyah yang saat ini tengah direnovasi.
Tentu saja hal tersebut ikut membuat netizen bertanya-tanya, di Jakarta Selatan bagian mana yang masih memiliki harga tanah dan bangunan senilai Rp200 juta?
"Kayak gini, KPK tuh emang gak kroscek ya?? Minimal pake logika gituh. Masa tumah jaksel harga 200jt. Depok pinggiran aja dah 200 lewat," ujar @sat****.
Baca Juga: Cara Ibunda Lady Melerai Sopir Aniaya Dokter Koas Dianggap Tak Wajar, Netizen Mikir Macam-Macam
"Uwaaw. 200 juta di jaksel lhooh. Hampir seharga rumah subsidi. Di solo kota, rumah temenku yang masuk gang dan apa adanya tahun 2010 udah ditawar satu M ngga dikasih.. Padahal luas ngga ada 100 meter persegi," kata @mba****.
"Yailah LHKPN mah bisa diakal akalin. Kan setiap kali pelaporan akan ada penawaran dari lembaga KPK untuk mau dibantu gak pelaporannya. Tapi karena kelakuan anaknya yang to**l itu! Jadi ribet juga KPK sekarang wkwkkwk," tambah @gal****.
"Buat nurunin harga dari 1M ke 200jt ada biaya nya jg, kl ditulis bener 1-2M malah ga ada pemasukan buat fihak tertentu," ungkap @wah****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Skincare Apa Saja yang Tidak Boleh Dipakai setelah Peeling? Ini Daftarnya
-
Everbest Bawa Nuansa Musim Semi di Ramadan: Intip Koleksi 'Bloom Market' Terbarunya di Sini
-
Lokasi Penukaran Uang Baru di Bank Mitra BI Yogyakarta, Ini Jadwal dan Syaratnya!
-
Berapa Nominal Zakat Fitrah 2026 dalam Bentuk Uang?
-
Apa Itu Witch Hunt? Istilah yang Viral di Tengah Huru-hara Awardee LPDP
-
Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
-
Hamba Sahaya Itu Siapa Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya dalam Islam
-
5 Rekomendasi Outfit Butter Yellow untuk Lebaran 2026 Paling Modis
-
Apa Fungsi Asli Baju Scrub? Viral Dipakai Pegawai SPPG hingga Ditegur Nakes
-
8 Promo Viva Cosmetics untuk Skincare dan Makeup Spesial Maret 2026