Suara.com - Publik belakangan masih riuh soal rencana pemerintah terkait peningkatan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen. Hal ini sontak menuai berbagai protes lantaran dianggap membertkan.
Diketahui sebelumnya, pemerintah telah menetapkan rencana penerapan PPN 12 persen yang akan mulai berlaku pada 1 Januari 2025. Kebijakan ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2024 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).
Soal kenaikan PPN 12 Persen, berikut barang remeh temeh yang kemungkinan kena dampaknya.
"Pajak barang mewah kita yang ya seberapa di bawah ini buat bayarin kehedonan pejabat yang mewahnya sangat wah," tulis akun @cigsforsadness di platform sosial media X.
Pada unggahan tersebut ada sejumlah barang sehar-hari yang dianggap bakal kena imbas kenaikan PPN 12 Persen. Sejumlah barang yang diduga bakal ikut kena imnas antara lain peralatan mandi, obat nyamuk, mie instan, tiket internet, hingga peralatan mandi.
Selain itu, tiket konser, sepeda, bahkan alas kaki juga mungkin bakal kena imbas.
Unggahan tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Padahal PPN itu menyangkut semua kebutuhan. kenapa harus dipisahkan dah dari awal aja udah sus, padahal selama ini ppn indo konsisten di angka 10%. cuma pas mulyono bgst naik ppn nya dipakai korupsi," komentar warganet.
"Barang mewah contohnya pesawat, helikopter, bukan obat nyamuk apalagi alat mandi atau cukur rambut kocak," tulis warganet di kolom komentar.
Baca Juga: Beda Vietnam dengan Indonesia: Kabinet Lebih Ramping, Pajak Cuma 8 Persen
"Obat nyamuk tuh terlihat mewah di bagian mana ya? ya walaupun selisihnya under 2K tapi kan tetep judulnya, naik cuma buat barang mewah," timpal lainnya.
Berita Terkait
-
Kekayaan Cak Imin Versi LHKPN: Sosok yang Mengesahkan PPN 12 Persen
-
Riwayat Pendidikan dan Karier Ahok: Kritik Menohok PPN 12 Persen
-
Respons Menohok Ahok Soal Kenaikan PPN 12 Persen: Mau Mungut dari Mana?
-
Pihak Sri Mulyani Buka Suara Soal Transaksi Uang Elektronik Kena PPN 12 Persen
-
Beda Vietnam dengan Indonesia: Kabinet Lebih Ramping, Pajak Cuma 8 Persen
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer
-
Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme
-
Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI