Menurut UAS, merayakan Hari Ibu merupakan tradisi yang tidak sesuai dengan ajaran Islam karena dianggap meniru budaya non-Muslim.
“Saya tidak ingat hari ini Hari Ibu. Orang yang ikut tradisi orang kafir maka kafirlah dia,” kata UAS.
Ia menekankan bahwa memuliakan ibu dalam Islam seharusnya dilakukan setiap hari, bukan hanya pada tanggal tertentu.
UAS menjelaskan bahwa menurut para ulama, memperingati Hari Ibu hukumnya haram. Tradisi seperti ini dianggap sebagai bentuk tasyabbuh (menyerupai) tradisi non-Muslim.
UAS juga mengingatkan bahwa Islam telah mengajarkan cara terbaik untuk memuliakan ibu. Ia mengutip hadis yang menekankan pentingnya berbakti kepada ibu, "Ummuka, Ummuka, Ummuka" (Ibumu, ibumu, ibumu).
Menurutnya, memuliakan ibu adalah dengan merawat dan menjaganya setiap saat, bukan hanya di hari tertentu.
Selain itu, ia mengingatkan bahaya meniru tradisi lain seperti Valentine, April Mop, hingga Hari Ibu. Menurutnya, ini adalah langkah mengikuti budaya yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Di sisi lain, pandangan berbeda datang dari Syekh Ali Jum’ah Muhammad, Mufti Besar Mesir. Ia menyatakan bahwa memperingati Hari Ibu tidak melanggar syariat selama tujuannya untuk memuliakan ibu.
“Memuliakan ibu, termasuk melalui peringatan khusus, tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Ini adalah bentuk penghormatan dan kebaikan kepada ibu yang diperbolehkan,” jelasnya dalam salah satu fatwanya.
Peringatan Hari Ibu tetap menjadi perdebatan di kalangan ulama. Bagi sebagian, seperti UAS, ini adalah tradisi yang tidak sesuai dengan Islam.
Namun, bagi ulama lainnya, memperingati hari ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan penghormatan kepada ibu, selama dilakukan sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Berita Terkait
-
Detik-detik Ustaz Abdul Somad Diadang Warga di Kutai Barat, Ada yang Naik ke Kap Mobil
-
Ustaz Abdul Somad Unggah Foto Bareng Jusuf Kalla, Singgung Soal 'Makar'
-
Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Das'ad Latif Tak Hadiri Undangan Presiden Prabowo, Ini Alasannya
-
Apa Hukum Minum Obat Penunda Haid agar Bisa Puasa Ramadan Penuh? Ini Kata Ulama
-
Apakah Boleh Memakai Lipstik di Bulan Ramadan? Ini Kata UAS hingga NU
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur