Suara.com - Tanggapan Deryansha Azhary tentang rencana pemerintah menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi sebesar 12 persen sedang ramai disoroti di platform X. Dilihat di video unggahan @/AbdulRachimmks, Dery eks Vierra itu diduga condong membela pemerintah terkait rencana kenaikan pajak tersebut.
Dery secara spesifik menyoroti masyarakat yang mempermasalahkan objek yang terkena PPN. Dery menegaskan bahwa hanya barang mewah yang dikenai PPN 12 persen, di mana rinciannya sudah tercantum jelas di regulasi terkait.
“Sebenarnya udah ada, dari Peraturan Menteri Keuangan Nomor 141 PMK 010/2021, itu jelas. Ada kok kalau mau dibaca, di Pasal 2 Ayat (1) ada, pasal yang sama Ayat (3) ada. Bab V Pasal 2 Ayat (a), Pasal 23-nya juga ada, itu jelas semua,” kata Dery, dikutip pada Kamis (26/12/2024).
“Isinya barang mewah saja? Tidak akan merembet ke mana-mana seperti yang dikhawatirkan?” tanya pembawa acara yang seketika dibenarkan oleh Dery.
“Iya, (barang mewah) apa saja. Iya, iya, betul (PPN 12 persen tidak akan merembet ke non-barang mewah),” tutur Dery.
Karena itulah, menurut Dery, pemerintah juga tidak akan bertindak bodoh dengan membebankan PPN kepada masyarakat kecil, termasuk UMKM yang merupakan penggerak ekonomi.
Namun pernyataan Dery ini membuatnya ramai dicibir warganet, apalagi karena nyatanya banyak non-barang mewah yang ikut terkena dampak dari rencana kenaikan PPN seperti deterjen dan sabun.
Tidak heran jika sosok Dery juga ramai dikuliti warganet, termasuk tentang riwayat pendidikannya. Melansir akun LinkedIn-nya, Dery yang merupakan CEO Kasisolusi ini pernah bersekolah di Al Azhar Islamic School Indonesia (2003-2004), kemudian ke SMAN 82 Jakarta (2004-2007), lalu dilanjutkan ke LSPR Communication and Business Institute (2007-2011).
Ditelusuri lebih jauh di PD Dikti, memang ditemukan data elektronik yang diduga berkaitan dengan Dery. Tercantum dengan nama "Deryansha", disebutkan bahwa yang bersangkutan mengambil jurusan Ilmu Komunikasi di LSPR, tetapi berstatus dikeluarkan.
Baca Juga: CEO Kasisolusi Dirujak Netizen Gara-Gara Sebut Pemerintah Tak Bodoh Naikkan PPN: Agak Laen
Walau begitu, Dery memiliki banyak pengalaman kerja sebagai presenter dan penyiar radio. Dery juga aktif berkecimpung di balik layar beberapa media, seperti Solo Radio, Trax FM Jakarta, Brava Radio, Cosmopolitan FM, dan Hard Rock FM.
Kemudian Dery mendirikan Turkey Leg Indonesia sekaligus menjadi Chief Marketing Officer (2021), lalu mendirikan bisnis parfum lokal Akh sekaligus menjadi Chief Executive Officer (2020-sekarang), kemudian mendirikan pelatihan bisnis dan digital marketing berbasis syar’i Bukan Branding Biasa sekaligus menjadi CMO-nya (2020-sekarang).
Meski tentu saja namanya sangat melejit setelah menjadi pendiri sekaligus CEO Kasisolusi (2021-sekarang). Lewat brand ini pula Dery memiliki program podcast-nya sendiri di kanal YouTube @/kasisolusi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Menteri Israel Pamer Tiang Gantung untuk Hukum Mati Warga Palestina yang Dicap Teroris
-
BRI Perkenalkan Qlola New Skin, Dorong Efisiensi Pengelolaan Keuangan Bisnis
-
Review Kadet 1947: Saat Sejarah Perang Dikemas Penuh Humor, Romansa, dan Tanpa Kesan Kaku
-
Tampilan Baru Qlola by BRI Hadir, Kelola Transaksi Bisnis Makin Terintegrasi
-
Rupiah Terus Perkasa ke Level Rp17.714, Paling Kuat di Asia Tenggara
-
Obesitas di Indonesia Disebut Masuk 4 Besar Dunia, Wamenkes Dante: Ini Bukan Lagi Soal Penampilan
-
Segera Tayang! Intip Fakta-Fakta Menarik Drama Korea 'New Recruit 4'
-
BRI Perbarui Qlola, Hadirkan Pengalaman Digital yang Lebih Terintegrasi untuk Bisnis
-
Diterjang Ombak 3 Meter, Satu Nelayan Pesisir Barat Hilang Ditelan Samudera
-
Simpan Dulu Uangnya, Harga Emas Antam Masih Tinggi Jadi Rp2.725.000/Gram