Suara.com - Narasi koruptor akan dimaafkan apabila bertaubat dan mengembalikan uang hasil korupsi ramai dibahas di media sosial X. Gagasan tersebut didasarkan pada ajaran agama agar seseorang bertaubat usai berbuat dosa.
Bahasan ini membuat sejumlah netizen menyinggung soal hukuman bagi koruptor dari berbagai sudut pandang agama, salah satunya menurut Islam yang disampaikan oleh akun X bernama kwhandy.
"Ajaran agama mah potong tangan," tulis akun tersebut menanggapi soal narasi koruptor akan dimaafkan, seperti dilansir pada Minggu (29/12/2024).
Lalu, benarkah hukuman bagi koruptor menurut agama Islam adalah potong tangan? Simak penjelasan lengkap Ustaz Khalid Basalamah berikut ini.
Ustaz Khalid Basalamah menyampaikan penjelasannya soal hukuman bagi koruptor dalam salah satu ceramahnya. Momen tersebut dibagikan ke YouTube oleh kanal Lentera Islam dan telah ditonton puluhan ribu kali.
Awalnya Ustaz Khalid Basalamah mendapat pertanyaan dari seorang jemaah dalam majelis tersebut. Di mana jemaah itu penasaran apakah hukuman bagi koruptor dalam Islam adalah potong tangan seperti halnya pelaku pencurian.
"Bagaimana hukum koruptor, apa juga potong tangan?" kata Ustaz Khalid Basalamah membacakan pertanyaan dari jemaahnya, seperti dilansir dari YouTube Lentera Islam pada Minggu (29/12/2024).
Ustaz Khalid Basalamah lantas menjelaskan bahwa korupsi bukan lagi tergolong sebagai pencurian, melainkan tindakan "kerusakan" yang kerugikan negara. Hukumannya pun bukan potong tangan, tapi qisas.
"Kalau koruptor itu 'kerusakan', soalnya mengambil hak pemerintah, uang orang banyak. Ini sudah masuk dalam merampok. Hukum (hukumannya) bukan sudah lagi dipotong tangan, tapi di-qisas, dipenggal kepalanya," tegas Ustaz Khalid Basalamah.
Baca Juga: Tata Cara Daftar BPJS PBI yang Diduga Dipakai Harvey Moeis, Ternyata Butuh Surat Keterangan Miskin?
Pandangan sedikit berbeda disampaikan oleh Quraish Shihab melalui video di kanal YouTube Mata Najwa tahun 2017. Di sana, Quraish Shihab menjelaskan bahwa hukuman bagi koruptor adalah dipotong tangannya.
"Saya ingin menggarisbawahi dari segi Al-Qur'an, itu dinamainya pencuri, bukan yang mencuri. Sama bedanya Abi menyanyi, tapi Abi bukan penyanyi. Yang sudah berulang-ulang (mencuri), itu (baru) pencuri," tutur Quraish Shihab.
"Semua koruptor yang tertangkap, itu bukan pertama kalinya dia korupsi, Tapi barangkali, untuk menjadikan ada dampak jera, potong saja tangannya," tandasnya.
Demikian penjelasan soal hukuman bagi koruptor dalam agama Islam menurut Ustaz Khalid Bassalamah dan Quraish Shihab.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
5 Body Wash dengan Scrub Halus untuk Perawatan Kulit Bersih Menyeluruh
-
Dahi Diperban Tetap Setia Menemani, Ayu Ting Ting Puji Effort Kevin Gusnadi Rayakan 17 Agustus
-
Beli Mobil Pakai Promo Spesial HUT RI dari BRI, Dapatkan Bunga Super Ringan!
-
Raja Arab Saudi Doakan Korban Meninggal Dunia Gempa NTT: Semoga Allah SWT Memberikan Ampunan
-
Refleksi Muhammadiyah di HUT ke-81 RI, Kekuatan Politik dan Ekonomi Harus Berkhidmat untuk Rakyat
-
HUT ke-81 RI, Bendera Raksasa Berkibar di Tebing Lembah Harau Sumbar
-
WN Korea Ditangkap di Soekarno-Hatta, Coba Selundupkan 8 Biawak Langka ke Seoul
-
Wali Kota Ingin Cepat Bangun Jembatan Siak V dan Jalan Lingkar Pekanbaru
-
Miris! Potret Upacara HUT RI di Tengah Kepungan Karhutla Sumsel
-
5 Pekerja Tewas Tertimbun, Polisi Tutup Total Tambang Emas Ilegal di Pohuwato