Suara.com - Sebuah rekaman suara antara Denny Sumargo atau Densu dengan pengacara kontroversial Farhat Abbas mendadak ramai diperbincangkan usai sempat viral di Tiktok pada Minggu (29/12/2024).
Dalam percakapan melalui telepon berdurasi 10 menit tersebut, Densu sempat mempertanyakan sosok Novi Pratiwi yang dikenal dermawan tapi juga memiliki gaya hidup yang mewah.
"Gue mau tanya, jadi kan dia itu (Novi) lumayan hedon kan," ucap Densu mengawali percakapan tersebut.
Farhat pun ikut menimpali pertanyaan Densu. Ia pun mengaku sudah sempat bertanya soal asal usul Novi termasuk sumber penghasilan Novi.
"Iya gue agak mempertanyakan soal itutuh," lanjut Densu.
Farhat pun juga mengaku mendapat kabar bahwa Novi dituding sebagai seorang ani-ani.
"Karena orang deketnya juga bilang kalo dia (Novi) itu ani-ani juga," jawab Farhat.
Densu pun membenarkan hal tersebut. "Iya gue juga sempet denger itu, tapi gue kan berbaik sangka aja," timpal Densu.
Percakapan keduanya pun meluas hingga berdurasi lebih dari 10 menit. Hal ini pun viral di media sosial dan membuat banyak orang menghujat Densu. Ia pun buru-buru mengklarifikasi hal tersebut dan mengaku Novi sudah mengetahui tudingan tersebut.
Baca Juga: Denny Sumargo Ngaku Gibahin Teh Novi Ani-ani: Rekaman Suara Itu Sudah Lama
Densu pun disebut bermuka dua lantaran ia diketahui kerap pasang badan untuk Novi selama perseteruannya dengan Agus Salim dan Farhat Abbas.
Lalu, apa sebenarnya ani-ani dan mengapa banyak wanita dengan hidup hedon dituduh dengan sebutan tersebut? Simak inilah selengkapnya.
Istilah ani-ani kini marak di media sosial dan sering dikaitkan dengan sosok wanita yang kerap memamerkan hidup mewah.
Definisi ani-ani sendiri adalah seorang wanita yang menjadi simpanan atau selingkuhan bagi seorang pria mapan yang biasanya sudah berkeluarga yang disebut sebagai gadun.
Ani-ani ini juga kerap dibiayai hidupnya oleh gadun-nya dan tak sedikit dari mereka yang mendapatkan fasilitas mewah bak istri sah dari pria yang menjadikan mereka simpanan.
Ani-ani ini juga biasanya mengidam-idamkan kehidupan mewah sehingga memilih jalan pintas menjadi simpanan suami orang demi memperkaya diri sendiri.
Berita Terkait
-
Curigai Penghasilan Teh Novi, Pablo Benua Klarifikasi Soal Rekaman Suaranya yang Viral
-
Denny Sumargo Ngaku Gibahin Teh Novi Ani-ani: Rekaman Suara Itu Sudah Lama
-
Viral Rekaman Suara Pablo Benua Bahas Teh Novi Sekali Nongkrong Rp 15 Juta: Uang dari Mana?
-
Film 2nd Miracle in Cell No. 7, Nggak Cuma Sekuel, tapi Pelengkap Sempurna!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan