Suara.com - Publik kini kembali gaduh usai ramai isu terkait penyebaran virus di Tiongkok yang digadang-gadang mirip Covid-19.
Dilansir dari beberapa konten yang viral di media sosial, rumah sakit di Tiongkok kini kewalahan usai ramai orang-orang mengeluhkan terjangkit flu. Disebutkan bahwa penyakit flu tersebut disebabkan oleh Influenza A dan HMPV.
"Rumah sakit di Tiongkok kewalahan karena persebaran flu yang meningkat pesat, termasuk Influenza A dan HMPV yang lonjakkannya mirip Covid-19," tulis sebuah akun di X dalam bahasa Inggris, dikutip pada Senin (30/12/2024).
Lantas, apa itu Influenza A dan HMPV yang disebut-sebut mirip dengan virus yang menghantam dunia empat tahun yang lalu itu?
Influenza A: Salah Satu Penyebab Utama Flu
Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menaruh virus Influenza A di dalam daftar penyebab utama flu yang dialami oleh manusia.
International Committee on Taxonomy of Viruses (ICTV) menjelaskan bahwa Influenza A adalah salah satu spesies virus yang umum menyebabkan influenza pada burung dan manusia.
Ada tiga jenis spesies virus flu selain Influenza A, yakni Influenza B dan C.
Virus Influenza A dan B berpotensi menyebabkan wabah dan penyakit berat, sebagaimana penjelasan artikel kesehatan yang ditinjau oleh dr. Fadhli Rizal Makarim, dikutip Senin (30/12/2024).
Baca Juga: Darurat Flu Burung! California Umumkan Status Darurat Setelah Kasus pada Sapi
Lebih lanjut, dijelaskan bahwa ada beberapa gejala yang ditimbulkan oleh virus Influenza A, yakni:
- Tubuh mengalami demam tinggi dan menggigil,
- Muncul sakit kepala dan nyeri otot,
- Mudah lelah dan lemah,
- Hidung tersumbat dan berair,
- Tenggorokan sakit dan batuk parah,
- Sakit perut, mual, dan muntah pada anak-anak.
Dokter menyarankan beberapa langkah untuk mencegah infeksi Influenza A, yakni:
- Cuci tangan secara teratur,
- Menghindari kerumunan saat terjadi wabah flu,
- Menerapkan etika yang benar saat batuk dan bersin
- Beristirahat di rumah ketika demam
HMPV: Pernah Menghantam Amerika Serikat
Selain Influenza A, disebutkan bahwa Tiongkok kini menghadapi lonjakan pasien dengan dugaan infeksi HMPV.
HMPV tak lain adalah Human Metapneumovirus (HMPV) yang juga menyebabkan beberapa penyakit dan gejala seperti infeksi Influenza A. HMPV juga sempat merebak di Amerika Serikat pada 2023 lalu.
Persebaran HMPV bisa melalui berbagai sumber, yakni melalui batuk dan bersin, kontak langsung dengan penderita, dan menyentuh barang-barang yang disentuh oleh penderita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
6 Buah untuk Turunkan Asam Urat Tinggi Pasca Lebaran secara Alami, Konsumsi Rutin
-
Kapan Lebaran Ketupat 2026? Ini Jadwal dan Makna Perayaannya
-
Tradisi Salam Tempel saat Lebaran: Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
-
Bank Buka Kapan Setelah Lebaran? Ini Jadwal Operasional BRI, BCA, hingga Mandiri
-
Tips Menyimpan Kue Kering Sisa Lebaran agar Tetap Renyah dan Tidak Melempem
-
7 Amalan Sunah di Bulan Syawal yang Dianjurkan dalam Islam, Jangan Terlewat!
-
5 Tempat Wisata di Jogja yang Tetap Buka saat Lebaran, Tiket Masuk Mulai Rp10 Ribuan
-
Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2026? Ini Prediksi dan Tips Hindari Macet
-
Jadwal Operasional Transportasi Publik Selama Libur Lebaran 2026: Transjakarta, MRT, dan KRL
-
Tips Menyimpan Opor Ayam Sisa Lebaran di Kulkas agar Tahan Lama dan Tetap Enak, Jangan Sampai Basi