Suara.com - Kekayaan Nasaruddin Umar selaku Menteri Agama (Menag) turut menjadi sorotan usai dirinya mengajukan wacana penerapan libur sekolah selama sebulan saat bulan Ramadan.
Nasaruddin Umar juga menjelaskan bahwa ini bukanlah hal baru di kalangan pesantren. Hanya saja, penerapannya di sekolah negeri atau swasta memang masih perlu dikaji.
“Ya, sebetulnya sudah warga Kementerian Agama, khususnya di pondok pesantren libur. Tetapi, sekolah-sekolah yang lain juga masih sedang kita wacanakan, tetapi ya nanti tunggulah penyampaian-penyampaian,” ujar Nasaruddin pada wartawan di Monas, Senin (31/12/2024) lalu.
Harta kekayaan Nasaruddin Umar
Berdasarkan LHKPN per 31 Desember 2023, total harta kekayaan Nasaruddin Umar adalah sebesar Rp67,66 miliar. Jumlah ini sudah dikurangi utang milik Nasaruddin Umar senilai Rp1,44 miliar.
Harta tersebut dilaporkan Nasaruddin Umar saat dirinya masih menjabat sebagai Komisaris Independen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Namun, Nasaruddin mengundurkan diri dari posisi komisaris ketika diangkat menjadi Menteri Agama.
Aset terbanyak yang dimiliki Nasaruddin Umar adalah tanah dan bangunan dengan total nilai Rp13,11 miliar. Total, Nasaruddin Umar memiliki 58 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai wilayah, seperti Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, Bogor, Maros, dan Makassar.
Sementara itu, Nasaruddin hanya mencatatkan satu unit mobil Toyota Innova senilai Rp212 juta. Menteri yang juga menjabat sebagai Komisaris Independen Semen Indonesia ini juga memiliki dua unit sepeda motor, yaitu Honda Karisma 2004 dan Piaggio Vespa 2014.
Laporan harta kekayaan Nasaruddin Umar juga berasal dari harta bergerak lainnya sebesar Rp60 juta, kas dan setara kas senilai Rp39,5 miliar, serta harta lainnya sebanyak Rp16,22 miliar.
Baca Juga: Sejarah Sekolah Libur Selama Ramadhan, Pernah Diterapkan Pada Era Kolonial
Terkait wacana libur sekolah selama Ramadan yang sempat disinggungnya, Nasaruddin Umar berharap bahwa waktu tersebut bisa digunakan untuk beribadah.
“Yang jelas bahwa libur atau tidak libur, sama-sama kita berharap berkualitas ibadahnya. Bagi saya, itu yang paling penting. Ramadan itu adalah konsentrasi bagi umat Islam,” tuturnya.
Meski begitu, beberapa anggota DPR meminta Nasaruddin Ahmad untuk kembali mempertimbangkan wacana tersebut karena dikhawatirkan bisa mengurangi kualitas pendidikan.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Sejarah Sekolah Libur Selama Ramadhan, Pernah Diterapkan Pada Era Kolonial
-
Rekam Jejak Nasaruddin Umar: Menteri Agama Wacanakan Libur Sekolah Selama Ramadan
-
Benarkah Puasa 2025 Sekolah Libur 1 Bulan? Ini Jawaban Menteri Agama
-
Menag Usul ke DPR Biaya Penyelenggaran Haji Tahun 2025 Jadi Rp 93,3 Juta
-
Persiapan Haji 2025, Menag: Petugas Harus Profesional, Buka Kemungkinan Biaya Murah dan Waktu Lebih Pendek
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi
-
Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
-
Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan
-
Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis
-
Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah
-
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda
-
Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah
-
PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak
-
AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?