Suara.com - Raline Shah resmi dilantik menjadi Staf Khusus Menteri Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Senin (13/1/2025).
Raline Shah akan menjadi Staf Khusus Menteri bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital. Menteri Komdigi Meutya Hafid memberikan tugas ini untuk memperkuat kemitraan global.
Dalam wawancara pada media, Raline Shah menyebut jika Meutya Hafid menganggap jika dirinya memiliki koneksi yang cukup kuat di mancanegara dengan kemampuan negosiasi serta berkomunikasi lancar dengan menggunakan bahasa Inggris.
"Dia mungkin melihat bahwa saya koneksinya lumayan kuat di mancanegara dan mempunyai skill untuk bisa bernegosiasi dan berkomunikasi lancar dalam bahasa Inggris," kata dia dikutip TikTok Antara TV, Selasa (14/1/2024).
"Makanya dia merasa bahwa dia bisa memberi saya amanah untuk menjadi staf khusus di bidang ini. Setelah itu kita meeting beberapa kali di Jakarta, karena buat saya juga saya harus memastikan saya bisa memberikan yang terbaik," tambah bintang film 5 cm itu lebih lanjut.
Sayangnya, dalam video tersebut, netizen justru salah fokus dengan public speaking Raline Shah. Apalagi saat menyebut Menteri Komdigi Meutya Hafid dengan sebutan "dia".
Raline Shah juga dinilai kurang tepat dan bijak saat menyinggung koneksinya yang cukup kuat di mancanegara. Hal ini mendapatkan berbagai tanggapan di kolom komentar.
"Makanya dia merasa bahwa... aduh, komunikasi yang baguskah itu? Saya koneksinya lumayan kuat. Seharusnya bahasa komunikasi yang baik adalah dia diganti beliau dan saya menjadi kami. Itu lebih sopan terdengar mba Raline," ungkap @yau****.
"Harusnya jawabannya itu, mungkin kemampuan saya cukup diperhitungkan dan berguna bagi masyarakat. Itu akan jauh lebih enak terdengar, walau engga di sebut pun, paham gimana soal koneksi itu. No hate ya, cuma pendapatku doang," kata @put***.
Baca Juga: Jadi Stafsus Menkomdigi, Raline Shah Awalnya Tak Tertarik Bekerja di Pemerintahan
"Waduhhhh, kok dia nyebutnya, harusnya beliau mbakkkkk," ujar @ora****.
"Public speaking nya?" tambah @ibu****.
Berita Terkait
-
Raline Shah Yakin Kelebihan Ini Bikin Dirinya Dipilih Meutya Hafid Jadi Stafsus Komdigi
-
Raline Shah Keluarkan Kartus AS Saat Kemampuan Jadi Stafsus Menkomdigi Diragukan
-
Berapa Harga Tiket Masuk Museum Milik Ayah Raline Shah? Serba-serbi Keluarga sang Stafsus Menkomdigi
-
Jadi Stafsus Menkomdigi, Raline Shah Awalnya Tak Tertarik Bekerja di Pemerintahan
-
Janji Tak Makan Gaji Buta, Ini Tugas Raline Shah Jadi Staf Khusus Menkomdigi
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?