Suara.com - Bung Towel tengah menjadi topik perbincangan hangat di media sosial usai kembali menghina Shin Tae Yong atau STY. Awalnya, mantan pelatih Timnas Indonesia itu mempromosikan restoran ayam asal Korea Selatan yang bernama bb.q Chicken.
Video promosi tersebut diunggah setelah STY diberhentikan dari posisi pelatih. Bung Towel kemudian membagikan ulang unggahan itu ke Instagram Story-nya dan menuliskan keterangan yang dianggap menghina.
"Memang cocoknya jualan," tulis pemilik nama asli Tommy Welly ini yang disertai dengan emoji tertawa.
Atas dasar itu, segala hal tentang Bung Towel ikut disorot. Tak terkecuali soal pekerjaannya usai dinilai menghina STY yang mempromosikan restoran ayam. Adapun berikut informasinya yang telah terangkum.
Pekerjaan Bung Towel
Pemilik nama lengkap Tommy Welly itu lahir di Bandung, pada 5 Maret 1971. Ia diketahui berasal dari keluarga yang memang senang dengan olahraga. Ayahnya sendiri merupakan mantan pemain sekaligus pelatih sepak bola.
Untuk itu, ia sudah terbiasa dengan dunia sepak bola sejak kecil. Ia bahkan menaruh minat besar pada olahraga tersebut. Soal pendidikan, ia memilih kuliah S1 Jurnalistik di Universitas Padjadjaran (UNPAD), Bandung.
Saat ini, Bung Towel aktif bekerja sebagai komentator dan pengamat sepak bola Indonesia. Sebelumnya, ia pernah menjadi jurnalis olahraga di harian Bandung Pos. Namun, ia memilih meninggalkan pekerjaan tersebut.
Baca Juga: Jejak Karier Bung Towel: Pengamat Sepak Bola yang Getol Kritik Shin Tae-yong
Bung Towel sering dipercaya sebagai komentator berbagai laga pada ajang Indonesia Super League (ISL). Seiring berjalannya waktu, ia pun mulai menjadi analis hingga komentator sepak bola Eropa.
Tak hanya itu, ia juga cukup sering tampil sebagai komentator di Liga Champions serta di tiap laga Timnas Indonesia. Bung Towel pun kerap menjadi pengurus dalam Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau PSSI.
Di federasi tersebut, Bung Towel tercatat pernah menjabat sebagai General Manager Football Development PSSI. Di sisi lain, ia juga memperoleh penghasilan melalui kanal YouTube bernama GOCEK BUNGTOWEL.
Melalui kanal yang didirikan sejak Desember 2018 itu, Bung Towel sering membagikan pandangan serta komentarnya tentang sepak bola. Dari sini, ia bisa menerima pendapatan sekitar US$24 - US$391 atay setara Rp390 ribu sampai Rp6 juta tiap bulannya.
Terkait komentarnya soal unggahan Shin Tae Yong itu, sejumlah pegiat media sosial sampai buka suara. Tak sedikit dari mereka yang menyayangkan sikap tersebut dan mengatakan bahwa Bung Towel lebih pantas disebut sebagai haters ketimbang kritikus.
"Bung Towel, mohon maaf. Ini udah personal sih. Ada perbedaan antara kritik dan mengejek. Yang ini jelas mengejek. Dan tidak bijak mengejek orang yang 'kalah'. Beliau sudah bersikap tenang meski dipecat. Tidak agresif. Mengapa harus diserang? Lebih bijak, bung," komentar warganet.
"Ini memproklamirkan bahwa Bung Towel memang bukan kritikus, bukan pengamat sepakbola. Dia hanyalah seorang haters STY. Sungguh kasian Kau Towel. Picik. Pikiranmu Sempit," tulis akun @/SiaranBolaLive.
"Shin Tae-yong pernah bilang, orang-orang yang tidak menyukainya seperti Towel ini penting untuk mendukung kemajuan sepak bola Indonesia. Tetapi ternyata makin hari, saat nyinyirannya makin bermutu rendah di luar konteks sepak bola, Towel ini memang nggak relevan," tulis warganet lainnya.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Jejak Karier Bung Towel: Pengamat Sepak Bola yang Getol Kritik Shin Tae-yong
-
Kontroversi Bung Towel: Kini Dikritik Usai Ledek Shin Tae-yong Promosi Restoran Ayam
-
Bung Towel Dinilai Hina Shin Tae-yong, Komentar Jeje Jadi Sorotan: Kelewatan
-
3 Prestasi Shin Tae-yong di Timnas Indonesia yang Bisa Jadi Bayang-Bayang untuk Patrick Kluivert
-
Bung Towel Bisa Dilaporkan ke Polisi Ledek Shin Tae-yong "Jualan": Pencemaran Nama Baik
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial