Suara.com - Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia yang banyak diimpikan oleh para siswa. Meski demikian, untuk masuk di UGM siswa harus mengikuti serangkaian seleksi yang ketat dan saingan yang banyak. Agar peluang lolos makin besar, sebaiknya kamu perlu mengetahui jurusan sepi peminat UGM.
Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, UGM juga membuka Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru atau SNPMB. Salah satu jalur agar bisa menjadi mahasiswa baru UGM adalah dengan mengikuti Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP).
Berdasarkan jadwal yang telah diterbitkan, siswa dapat melakukan registrasi akun SNPMB mulai tanggal 13 Januari—18 Februari 2025. Kemudian diikuti dengan agenda pendaftaran SNBP yang dibuka pada tanggal 04-18 Februari 2025.
Seleksi Nasional Berbasis Prestasi 2025 ini dapat menjadi peluang masuk di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) termasuk di UGM. Siswa kelas 3 yang tergolong eligible tentunya bisa segera menantukan pilihan jurusan kuliah ketika mengikuti SNBP.
Memilih jurusan yang sesuai minat dan bakat, tentu jadi keputusan terbaik. Namun menentukan jurusan yang sepi peminat tapi paling mudah ditembus SNBP bisa menjadi opsi lain. Setidaknya, kamu lolos SNBP 2025 dengan peluang yang lebih besar dengan cara memilih jurusan sepi peminat karena mudah ditembus.
Beberapa jurusan sepi pemint itu biasanya memiliki kadar kompetisi yang tak terlalu tinggi. Jadi, siswa dapat meraih kesempatan besar untuk lolos SNBP di jurusan tersebut.
Jurusan Sepi Peminat UGM
Ini dia daftar jurusan sepi peminat di UGM yang dapat menjadi pilihanmu:
1. S1 Fisika
• Peminat Tahun 2023: 58
Baca Juga: Bingung Pilih Jurusan? Ikuti Tes Minat Bakat Jurusan Kuliah di Sini!
• Daya tampung Tahun 2024: 21
2. S1 Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
• Peminat Tahun 2023: 71
• Daya tampung Tahun 2024: 12
3. D4 Pengelolaan Hutan
• Peminat Tahun 2023: 73
• Daya tampung Tahun 2024: 27
4. S1 Bahasa dan Sastra Prancis
• Peminat Tahun 2023: 75
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?