Sementara Loy Xing Zhe adalah lulusan sarjana Teknik Kimia di Rice University, AS, pada tahun 2009. Loy kemudian melanjutkan pendidikannya di Shanghai Jiao Tong University. Di sana ia mengambil jurusan Business Administration and Management dan lulus pada tahun 2010.
Setelah lulus, Loy memilih bekerja di beberapa perusahaan ternama. Berikut ini perjalanan karier Loy Xing Zhe:
• Area Manager di Da Vinci Home Corp (tahun 2009—2012)
• Associate Director of Marketing di Da Vinci Home Corp (tahun 2012—2014)
• Deputy General Manager di The M-Tex Group (tahun 2014—2018)
• Co-founder dan CEO Jindal Group (tahun 2018—2020)
• Co-founder Radbug Singapore Tech (tahun 2021—sekarang)
• Co-founder dan CEO Jagat Tech (tahun 2021—sekarang).
Kontroversi Berburu Koin Jagat
Permainan mencari Koin Jagat viral di media sosial. Bahkan beredar video yang memperlihatkan orang-orang tengah mengunduh aplikasi Jagat dan pergi ke sejumlah tempat untuk ikut berburu koin. Tak hanya di Jakarta, permainan viral ini juga banyak dimainkan di daerah lain.
Baca Juga: Usai Komdigi, Giliran Kemenekraf Usut Game Viral Koin Jagat
Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) menjadi salah satu titik tempat berburu koin Jagat. Akibat rasa penasaran masyarakat dan antusiasme mendapat uang, sejumlah fasilitas umum (fashum) rusak.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pun langsung turun tangan imbas tren 'berburu koin' di aplikasi Jagat yang menimbulkan kontroversi. Komdigi memutuskan untuk memanggil pemilik apliksi Jagat, Barry Beagen.
Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo mengungkapkan bahwa pemanggilan tersebut bertujuan untuk meminta keterangan dan mendorong penggunaan platform yang lebih positif dan bermanfaat bagi masyarakat. Dia menjelaskan pihaknya sudah menerima beberapa aduan dari masyarakat hingga instansi pemerintah tentang aktivitas 'Berburu Koin' Jagat serta dampaknya bagi lingkungan dan fasilitas umum di berbagai wilayah Indonesia.
Selain itu, pemanggilan ini adalah bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung program pengembangan platform digital yang bertanggung jawab serta ruang digital yang lebih sehat di Indonesia. Lebih lanjut, Angga juga mengingatkan para pembuat dan pengembang platform digital agar mereka bisa menciptakan aplikasi yang berdampak positif dan mengedukasi.
Yang tak kalah penting, Angga meminta agar perusahaan mematuhi norma dan nilai-nilai hukum yang berlaku di Indonesia dalam membuat program maupun platform digital. Sekali lagi dia mewanti-wanti bahwa Komdigi tidak ragu untuk melakukan tindakan tegas jika aplikasi dan platform digital tidak mau mematuhi aturan yang ada.
Setelah pertemuan berlangsung, pemilik Jagat menyatakan bahwa pihaknya akan mengubah fitur Berburu Koin menjadi Misi Jagat. Atas komitmen yang dibangun ini, Komdigi menyambut baik dan menegaskan bahwa pemerintah akan terus berkomitmen dalam mendukung inovasi platform digital di Indonesia.
Demikian tadi informasi seputar siapa pemilik aplikasi Jagat, pendidikan, rekam jejak hingga kontroversinya. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?