Suara.com - Kabar duka datang dari Cawapres 2024-2029 Mahfud MD. Ibunya, Siti Khadijah, baru saja dikabarkan berpulang di usianya yang ke-94 tahun pada Jumat (17/1/2025) di Madura, Jawa Timur.
Sontak kabar duka ini mendapat beragam respons publik, bahkan nama Siti Khadijah sempat menjadi trending topic di jejaring X. Salah satu yang ikut berbelasungkawa adalah mantan Menteri ESDM Sudirman Said, yang sekaligus mengungkit peran besar almarhumah dalam membesarkan anak-anaknya hingga menjadi sosok yang luar biasa.
“Innalillahi wainnailaihi raji'uun.. Turut bela sungkawa atas kepergian Ibu Hj Siti Khadijah, Ibunda dari Prof @mohmahfudmd, yang wafat di usia 94 tahun pagi tadi. Almarhumah telah mendidik dan membesarkan putra putri yang hebat seperti Prof Mahfud MD, Prof Siti Marwiyah dst. Semoga almarhumah husnul khotimah, mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” cuit Sudirman Said.
Profil Mentereng Mahfud MD dan Saudara-saudaranya
Sosok Mahfud MD tentu sudah dikenal luas melalui sederet jabatan strategis yang diembannya. Sebelum diajak Ganjar Pranowo maju sebagai calon RI 2 di Pilpres 2024-2029, Mahfud sudah memegang beberapa posisi lain.
Misalnya sebagai Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) di periode kedua pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Selama menjadi menko, Mahfud sempat beberapa kali menjadi pelaksana tugas, yakni Plt Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) dan Plt Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB).
Sebelumnya, Mahfud juga menuai sorotan karena menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2013, serta Anggota DPR RI periode 2004-2008. Selain itu, Mahfud juga pernah menjadi Menteri Kehakiman dan HAM serta Menteri Pertahanan di era pemerintahan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.
Tak kalah mentereng dari Mahfud, sejumlah adiknya juga diketahui mempunyai profil yang mentereng. Misalnya saja adik perempuannya, Prof Siti Marwiyah yang menjadi Rektor Universitas Dr Soetomo (UNITOMO) Surabaya periode 2021-2025. Sebelumnya akademisi yang akrab disapa Iyat ini juga pernah menjadi Dekan Fakultas Hukum (2008-2017) serta Wakil Rektor I UNITOMO.
Lalu adik Mahfud yang lain, yakni Achmad Subki merupakan lulusan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, yang juga mempunyai jabatan prestisius di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yakni sebagai Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Baca Juga: Kabar Duka Disampaikan Mahfud MD, Ibundanya Meninggal Dunia Subuh Tadi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing