Suara.com - Tahun Baru Imlek selalu menjadi momen istimewa bagi masyarakat Tionghoa. Perayaan penuh makna ini tak lengkap tanpa kehadiran dekorasi dan pernak-pernik khas Imlek.
Tajun ini, Royal Selangor, brand yang menawarkan beragam peralatan makan dan barang hadiah, menghadirkan koleksi terbaru yang tak kalah menarik, yaitu Tahun Ular 2025, Koi II, dan Celestial Odyssey.
Koleksi Tahun Ular 2025 terdiri dari plakat edisi terbatas, mangkuk simbol kekayaan, patung, dan segel. Dalam budaya Asia, ular merupakan simbol supranatural dan spiritual. Banyak yang percaya bahwa mereka yang lahir di Tahun Ular adalah orang yang misterius dan protektif terhadap orang yang mereka cintai. Mereka juga dikenal memiliki kebijaksanaan yang luar biasa.
Plakat Ular edisi terbatas berupa ular emas 24K yang diproduksi hanya 1.000 buah, yang diberi nomor individual di seluruh dunia. Termasuk pelat ukiran untuk personalisasi dalam orientasi lanskap atau potret.
Sedangkan untuk patung ular tahun 2025, berupa ular yang melingkari dirinya di medan berbatu yang terjal, mengandalkan tubuhnya sebagai penyangga saat ia menatap dengan optimis ke cakrawala yang jauh. Patung timah emas 24K tiga dimensi ini terletak di atas dasar resin komposit merah yang dihiasi dengan motif gelombang, batu, dan awan.
Mangkuk Kekayaan Ular Tahun 2025, dalam feng shui, mangkuk terbuka dengan elemen emas memiliki makna menarik keberuntungan.
Koleksi lainnya, Koi - yang telah lama melambangkan keberuntungan, kemakmuran, dan ketahanan dalam budaya Asia, mewakili kekuatan karakter, vitalitas, dan kemampuan untuk mengatasi tantangan dan mencapai kehebatan.
Koleksi plakat Keabadian Koi, misalnya, menampilkan sembilan koi emas 24K yang berenang melawan arus, melambangkan ketekunan dalam kesulitan.
Koleksi Koi Plate Besar, terdiri dari sembilan koi berlapis emas 24K yang anggun meluncur melintasi permukaan piring, membangkitkan gerakan dan ketenangan.
Baca Juga: Kenapa Saat Imlek Sering Hujan? Tak Hanya Soal Kepercayaan Tionghoa
Sedangkan, koleksi Koi Tea Caddy dan Koi Tea Set yang mewah, memadukan fungsionalitas dengan keanggunan artistik.
Koleksi teralhir, Celestial Odyssey, terinspirasi oleh novel klasik Tiongkok yang hebat ‘Journey to the West’. Celestial Odyssey menceritakan perjalanan epik Biksu Xuanzang, dan teman-temannya. Bersama dengan Raja Kera yang kuat dan pandai, Sun Wukong, Zhu Bajie, atau Pigsy yang pemberani dan setia, serta Sha Wujing yang lembut dan bijaksana, juga dikenal sebagai Sandy, mereka memulai perjalanan berbahaya untuk mendapatkan kembali kitab suci Buddha.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Menko Yusril Buka Suara Soal Kericuhan Bendera Bulan Bintang di Aceh
-
Kontak Tembak dengan OPM Saat HUT ke-81 RI, 1 Prajurit TNI Gugur-2 Terluka
-
Usai Kericuhan Penurunan Merah Putih, Kapolri Pastikan Aceh Terkendali
-
7 Kuliner Musim Panas di Turkiye yang Wajib Dicoba, dari Sup Dingin hingga Es Krim Maras
-
Sudah Seperti Bestie, Istana Ungkap Rahasia di Balik Posisi Duduk Jokowi-Prabowo-Gibran
-
7 Cara Mencuci Sepatu Canvas di Rumah agar Bersih dan Tidak Cepat Rusak
-
HUT ke-81 RI: BRI Perluas Akses Keuangan Hingga Pelosok dan Mancanegara
-
Lama Tak Terdengar Kabarnya, Pemain Keturunan Indonesia Ini Bakal Susul Ole Romeny?
-
Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah