Suara.com - Tren modest fashion di Indonesia terus berkembang pesat, seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai budaya dan keberlanjutan. Dalam budaya Indonesia yang kaya akan tradisi, pakaian tidak hanya berfungsi sebagai pelindung tubuh tetapi juga menjadi simbol identitas dan ekspresi diri.
Modest fashion, yang mengedepankan kesederhanaan dan keanggunan, telah menjadi pilihan utama banyak masyarakat, terutama di tengah gelombang globalisasi yang membawa berbagai pengaruh gaya hidup.
Di era modern ini, keberlanjutan juga menjadi perhatian utama. Konsumen semakin peduli terhadap asal-usul produk yang mereka gunakan, termasuk pakaian. Brand lokal memiliki potensi besar untuk menjawab tantangan ini dengan menghadirkan produk yang tidak hanya fashionable tetapi juga ramah lingkungan.
Dengan mengedepankan bahan-bahan lokal dan proses produksi yang berkelanjutan, brand lokal dapat memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan antara gaya hidup modern dan kelestarian lingkungan.
Salah satu bukti nyata dari kemajuan modest fashion di Indonesia adalah kolaborasi antara Natasha Skin Clinic Center, Ivan Gunawan, dan brand fashion lokal Kami. melalui rangkaian acara Garis Poetih 2025. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat citra merek lokal tetapi juga membawa angin segar dalam industri fashion Indonesia.
Kolaborasi yang Meningkatkan Ekosistem Bisnis Lokal
Natasha Skin Clinic Center, yang dikenal sebagai salah satu brand klinik kecantikan terbesar di Indonesia, berkomitmen untuk terus memperkuat brand image melalui kolaborasi dengan berbagai merek lokal. Hal ini tercermin dalam partisipasi mereka di Fashion Show Garis Poetih 2025 yang digagas oleh desainer kenamaan Ivan Gunawan. Selain berperan sebagai juri dalam ajang Face of Natasha 2024, Ivan Gunawan juga menyediakan wardrobe untuk para finalis pada malam Grand Final.
Dalam fashion show ini, beberapa finalis Face of Natasha tampil sebagai model runway yang mengenakan koleksi terbaru dari Kami. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara berbagai industri dapat menciptakan dampak positif bagi ekosistem bisnis lokal.
Direktur PT. Pesona Natasha Gemilang, dr. Dody Budiarso, menyatakan, “Melalui Fashion Show Garis Poetih, kami berharap agar brand lokal dapat terus berkolaborasi untuk saling menguatkan dalam mendukung ekosistem bisnis yang sehat di tanah air.”
Baca Juga: Kasual sampai Formal, Ini 4 Ide OOTD ala Park Bo-young yang Bisa Kamu Coba!
Kolaborasi Natasha dengan brand lokal seperti Kami. juga mencerminkan komitmen mereka untuk mendukung keberlanjutan ekonomi dalam negeri. Dengan mendorong konsumsi produk lokal, Natasha tidak hanya membantu memajukan perekonomian nasional tetapi juga melestarikan identitas dan kebanggaan bangsa.
“Kami yakin bahwa dengan mendukung brand lokal, kita tidak hanya memajukan perekonomian nasional, tetapi juga melestarikan identitas dan kebanggaan bangsa,” tambah dr. Dody Budiarso.
Sebagai salah satu peserta utama dalam Garis Poetih 2025, Kami. menghadirkan koleksi Raya 2025 yang dirancang dengan tema “Wrapped in Blessings.” Kampanye ini mengangkat nilai-nilai spiritual dan budaya melalui koleksi yang terbagi dalam tiga tema utama: Aristaya, Athemina, dan Nabari.
- Aristaya: Koleksi pre-Raya yang menghadirkan motif bunga dengan palet warna lembut dan detail timeless seperti renda dan bordir.
- Athemina: Koleksi sarimbit keluarga pertama Kami. yang menonjolkan kebersamaan melalui bahan satin ringan dan anggun.
- Nabari: Koleksi dengan bahan jacquard dan tekstur unik yang mencerminkan kebebasan berkreasi.
CEO Kami., Istafiana Candarini, menjelaskan bahwa setiap koleksi memiliki pesan mendalam yang sejalan dengan tradisi dan makna Raya.
“Tema besar Raya Kami. 2025 menekankan pentingnya kehadiran orang-orang terkasih sebagai bagian integral dari tradisi Raya,” ujar Istafiana.
Fashion Show Garis Poetih 2025 menjadi momentum penting dalam menguatkan peran brand lokal di industri fashion dan kecantikan. Dengan mengedepankan nilai keberlanjutan, kolaborasi lintas industri ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk mendukung dan mempromosikan produk lokal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Tak Perlu Takut Breakout, Ini Solusi Sunscreen Nyaman untuk Kulit Rentan Berjerawat
-
Apa Arti 3 Semboyan Ki Hajar Dewantara? Ini Makna Ing Ngarsa Sung Tuladha hingga Tut Wuri Handayani
-
5 Rekomendasi Lipstik Wudhu Friendly yang Mudah Dibersihkan sebelum Ibadah
-
50 Ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional Indonesia 2026 yang Semangat dan Bermutu Sesuai Tema
-
Sunscreen Apa Saja yang Tahan Air? Ini 8 Rekomendasi Mulai Rp30 Ribuan
-
5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
-
Pedoman Hardiknas 2026: Tema, Logo, dan Susunan Upacara Sesuai Kemendikdasmen
-
Teks Ikrar Pelajar Indonesia, Dibaca saat Upacara Hardiknas 2026
-
Upacara Hardiknas 2026 Pakai Baju Apa? Ini Ketentuannya dari Kemendikdasmen
-
4 Shio Ini Akhiri Masa Sulit pada 2 Mei 2026, Peluang Baru Mulai Terbuka