Suara.com - Mira Hayati, pemilik brand skincare yang dikenal juga dengan sebutan ratu emas kini turut disenggol oleh Nikita Mirzani. Lewat beberapa siaran langsung di media sosial pribadinya, Nikita Mirzani menyenggol Mira Hayati dengan mengatakan bahwa bisnis skincare milik ratu emas ini berbahaya.
"'Ditunggu di Makassar'. Lu tunggu, gue ada event di Makassar tanggal 16 (November). Entar elu, gue undang ke tempat gue, Mira Hayati. Sok-sokan, 'Mau dibongkar enggak dok?' Kalau berani lu sebut nama kayak gue nih, Mira Hayati, Tuti tukang tipu. Penjual skincare merkuri, hidrokinon," ujar Nikita Mirzani pada salah satu kesempatan ketika tengah live.
Nama Mira Hayati pun sontak menjadi sorotan usai disentil Nikita Mirzani. Sebelumnya nama bos skincare yang satu ini juga sudah menuai perhatian karena hobinya yang kerap tampil mencolok dengan berbagai koleksi emasnya.
Pada November 2024 lalu, Mira Hayati menjadi salah satu dari tiga pemilik bisnis skincare yang ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Kota Makassar. Penahanan ini dilakukan atas dugaan perederan kosmetik mengandung bahan berbahaya merkuri.
"Proses penyidikan telah selesai dan berkas perkara dinyatakan lengkap. Selanjutnya, Jaksa Penuntut Umum yang akan melanjutkan ke proses persidangan," ungkap AKBP Yerlin Tending Kate selaku Kasubbid Penmas Polda Sulawesi Selatan.
Lantas, apa sebenarnya pekerjaan Mira Hayati yang dikenal sebagai bos skincare dan dijuluki ratu emas ini?
Pekerjaan Mira Hayati
Usai ditelusuri lebih lanjut, ternyata Mira Hayati dulunya tidak langsung menggeluti dunia bisnis skincare. Pekerjaan Mira Hayati sebelum sukses dengan bisnis skincare-nya adalah biduan.
Hal ini terungkap dari hasil wawancaranya dalam acara "Rumpi" di tahun 2023 lalu. Rupanya ia hanya mendapat honor sebesar Rp200 ribu saja ketika menjadi seorang biduan.
"Pernah jadi biduan, honornya Rp200 ribu, tahun 2020 mulai bisnis skincare modal Rp1 juta," ujar Mira Hayati.
Baca Juga: 5 Gaya Hedon Mira Hayati, Si Ratu Emas yang Tersandung Kasus Skincare Merkuri
Mira Hayati juga mengungkapkan bahwa dulu dirinya ingin berbagi, tetapi hanya mampu berbagi skincare.
"Saya live streaming untuk menjual produk saya, sampai pada suatu saat itu pernah bilang, saya ingin berbagi ke kalian, tapi saya enggak punya uang, jadi saya berbagi skincare," ujar Mira Hayati lebih lanjut.
Kontributor : Rizky Melinda
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Ulasan Novel Alegori Valerie, Menuntut Keadilan Melalui Lensa Kamera
-
Selesai Isolasi, Febrie Adriansyah Sarapan Telur Ceplok dan Bihun Bareng Tahanan Rutan KPK
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pjs Gubernur BI Destry Damayanti Sambangi Istana, Hadiri Rapat Koordinasi Bahas Situasi Terkini
-
Honda NX500 Resmi Meluncur di Indonesia Gendong Teknologi E-Clutch
-
Derita Bayi di Gaza Sudah Terancam Hidup Prematur Sebelum Lahir di Dunia, Bagaimana Bisa?
-
Promo Beli BBM Dapat Cashback, BRI Bagikan Bonus Rp20 Ribu di Seluruh SPBU
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant
-
Wamendagri Bima Arya Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah
-
Bedah Isu Plagiarisme Yellowface: Saat Etika Penulis Diuji Habis-Habisan!