Suara.com - Tahun Baru China atau Imlek 2025 akan jatuh pada hari Rabu, 29 Januari 2025 mendatang. Untuk merayakannya, salah satu tradisi yang tidak boleh dilewatkan saat Imlek adalah pemberian angpau merah berisi uang.
Namun, bagaimana sebenarnya sejarah angpau merah sampai akhirnya menjadi salah satu tradisi Imlek? Adakah makna tersendiri dari pemberian angpau merah dalam perayaan tahun baru ini? Simak jawabannya melalui uraian berikut.
Sejarah Angpau Merah dalam Tradisi Imlek
Dalam bahasa China, angpau berasal dari kata hong bao yang berarti amplop merah. Usut punya usut, tradisi pemberian amplop bermula ketika makhluk jahat bernama Sui akan muncul dan mengganggu anak-anak ketika tertidur di malam Tahun Baru Imlek.
Demi melindungi anak-anaknya, orang tua akan terjaga atau tidak tidur sepanjang malam. Sampai pada akhirnya, ada orang tua yang memberi anaknya delapan koin untuk menghilangkan rasa kantuknya. Namun, anak itu akhirnya tertidur dengan koin yang berada di atas bantal.
Lalu, saat Sui muncul, koin-koin itu konon berubah menjadi delapan dewa yang mengeluarkan cahaya terang dan berhasil mengusir makhluk jahat tersebut.
Sejak saat itulah, pemberian uang dalam angpau juga disebut sebagai ya sui qian yang berarti uang pengusir roh jahat. Dari cerita tersebut, pemberian angpau kemudian menjadi tradisi di Tahun Baru Imlek yang biasanya dilakukan di kalangan orang dewasa untuk anak-anak.
Namun, uang di dalam angpau biasanya tidak akan mengandung angka empat. Pasalnya, pengucapan angka empat dalam bahasa Mandarin serupa dengan kematian. Sebaliknya, angka delapan dianggap sebagai pembawa keberuntungan.
Makna Angpau Merah
Pemilihan merah sebagai warna angpau pembungkus uang adalah karena warna ini melambangkan kesejahteraan, kebaikan, keberuntungan, dan semangat yang diharapkan akan hadir seiring tahun baru.
Warna merah juga diyakini bisa memberikan nasib bagi bagi siapa saja yang menerimanya. Oleh karena itulah, angpau merah dikenal sebagai salah satu tradisi pada tahun baru Imlek.
Baca Juga: Sejarah Munculnya Barongsai Saat Imlek Hingga Akhirnya Selalu Ada Tiap Tahun
Sebagai bentuk syukur, seseorang yang menerima angpau biasanya akan mengambil dengan dua tangan. Selain itu, mereka akan mengucapkan frasa keberuntungan, seperti "Gong Xi Fa Cai" yang berarti kebahagiaan dan kemakmuran.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
-
Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku Perampokan Pembunuhan Bos Konter HP Royal Phone Ambarawa
-
Picu Spekulasi, Tulisan Season 3 di Trailer Film Solo Leveling Kini Dihapus
-
Nikmatnya Sambal Pencit: Kuliner 'Survival' Low Budget yang Kini Jadi Menu Populer Restoran
-
Tamparan Rp100 Ribu: Ironi Anak Guru di Blitar dalam Pusaran Perundungan
-
Siasat BI Lampung Jaga Harga Cabai Tak Pedas di Akhir Tahun
-
Wamenkop Soroti Pelamar Kerja Membludak di Bekasi, Kopdes Merah Putih Jadi Jawaban?
-
10 Sifat Buruk Zodiak Gemini yang Jarang Diketahui
-
Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak: Perlawanan Perempuan di Tengah Sunyinya Sumba
-
8 Sunscreen Spray SPF 50 untuk Kulit Usia Matang, Praktis Bantu Cegah Tanda Penuaan