Suara.com - Dokter Detektif alias Doktif sempat memberikan bocoran terkait sumber kekayaannya di tengah menghadapi konflik dengan Shella Saukia dan rekan-rekannya terkait skincare berbahaya.
Bahkan, konflik Doktif dengan Shella Saukia telah mencapai jalur hukum sehingga sang dokter harus banyak menggelontorkan Rupiah demi jalannya proses kasus hukum.
Adapun salah satu sumber kekayaan Doktif yang sempat terekspos yakni bayaran dari acara Pagi Pagi Ambyar yang sempat mengundang dirinya sebagai bintang tamu.
Bayaran tersebut dibocorkan usai Doktif dituding Dewi Perssik buat rating acara tersebut turun. Doktif akhirnya klarifikasi bahwa ia datang ke acara tersebut bukan karena inisiatif pribadi namun karena memang diundang.
Ia juga mengaku lebih memilih menghabiskan waktu untuk jualan di klinik ketimbang datang ke acara itu dengan bayaran yang ia akui bernominal Rp1 juta tiap episode.
"Uang bayarannya juga cuman Rp 1 juta, kecil banget. Mending waktunya Doktif pakai jualan di klinik daripada datang ke Pagi Pagi Ambyar," ujar Doktif lewat kontennya di TikTok.
Lantas, dari mana saja sumber kekayaan Doktif selain yang telah ia sebutkan?
Diduga pemilik Klinik Almira
Warganet sempat berusaha memecahkan siapa Doktif di balik topengnya.
Baca Juga: Satu Suara dengan Maia Estianty, Dewi Perssik Sarankan Lapor BPOM Ketimbang Huru-hara soal Skincare
Segudang petunjuk mengarah ke dugaan bahwa Doktif sebenarnya adalah sosok dr. Amira Farahnaz, pemilik Amira Aesthetic Clinic yang punya beberapa cabang di berbagai daerah.
Doktif hingga kini masih ogah untuk mengomentari soal dugaan tersebut.
Namun jika memang benar Doktif adalah owner Amira Clinic, maka ia sebulan bisa meraup untung yang berlimpah karena klinik tersebut kian berkembang.
Live jualan di TikTok
Doktif naik daun berkat konten-kontennya yang membongkar rahasia berbagai brand skincare lokal di Tanah Air.
Ia berupaya membongkar apakah skincare yang beredar di pasaran aman digunakan bagi kulit atau ternyata hanya sekedar klaim bisa merawat kulit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Buka Kaca Mobil di Istana, PM Thailand Balas Sambutan Pelajar dengan Gestur Jari Cinta
-
Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi
-
15 Ide Lomba 17 Agustus yang Cocok untuk Semua Usia, Seru dan Tidak Membosankan
-
Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta
-
Apakah Implora Jelly Tint Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pengguna
-
Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir