Suara.com - Meski kita tidak menginginkannya, banjir bisa terjadi di lingkungan kita. Bagi Anda yang tinggal di daerah rawan banjir, Ketika hujan lebat, Anda mungkin mendapati rumah dalam keadaan kotor bekas banjir.
Ada beragam cara untuk membersihkan lumpur bekas banjir. Anda tidak perlu panik, karena ada cara yang bisa membersihkan rumah secara total hingga Kembali seperti semula.
Cara membersihkan lumpur bekas banjir
Setelah kena banjir, lumpur bekas banjir mengendap di sekitar rumah, bahkan mungkin di dalam rumah. Ini harus segera dibersihkan agar tidak menjadi sarang penyakit.
Membersihkan lumpur bekas banjir memang terlihat merupakan pekerjaan besar, memerlukan banyak tenaga dan akan melelahkan. Akan tetapi, jika tidak segera dilakukan rumah akan menjadi terasa tidak nyaman. Bila terlalu lama dibiarkan, rumah bisa ditumbuhi jamur penyebab penyakit.
Cara-cara membersihkan lantai dari lumpur bekas banjir bisa menggunakan alat dan bahan pembersih kombinasi seperti karbol dan pembersih lantai.
Sebelum membersihkan lantai, bersihkan dulu area dinding. Jika ada lumpur yang menempel, kerok pakai sikat atau alat apapun yang memungkinkan. Bagian dinding harus dibersihkan dulu agar Ketika membersihkan lantai, lumpur yang dikerok dari dinding bisa ikut disingkirkan Ketika membersihkan lantai.
Untuk membersihkan lantai, pertama-tama semprotkan air bersih lebih dahulu ke lumpur yang mengendap. Setelah itu serok lumpur menggunakan serokan atau pakai sapu lidi sampai keluar rumah. Kalau endapan lumpur sudah menipis, siram lagi menggunakan air hingga tidak ada endapan yang terlihat.
Tahap kedua dilanjutkan dengan menyikat lantai sampai benar-benar bersih dari lumpur, terutama sisa-sisa lumpur yang bisa jadi masih mengendap di sela-sela lantai rumah. Kalau sudah lanjutkan mengepel lantai menggunakan karbol untuk menghilangkan bau lumpur.
Tahap ketiga ialah disinfektan. Pel lantai menggunakan cairan pembersih dan disinfektan yang dicampurkan. Lebih bagus lagi kalua Anda menemukan cairan disinfektan dan pembersih lantai dalam satu produk sehingga menghemat pengeluaran.
Baca Juga: Jangan Asal Minta! Ini Tata Krama Minta Angpao yang Benar Saat Imlek
Bila sudah dibersihkan, lakukan perawatan untuk area dalam rumah seperti menambah ventilasi Udara. Meskipun ini terlihat sepele, tetapi ventilasi udara justru menjadi faktor penting menghindarkan bagian dalam rumah dari jamur, bakteri dan lain sebagainya. Sirkulasi udara yang lancar memungkinkan penghuni rumah menjadi sehat sepanjang tahun.
Jangan lupa untuk membersihkan dan menjemur semua barang yang harus dikeringkan setelah terendam banjir. Misalnya karpet, pakaian, bantal, sofa, dan lain sebagainya. Usahakan untuk dijemur di bawah sinar matahari.
Secara berkala periksa dan tepuk-tepuk agar debu yang menempel jatuh ke tanah. Kalau sudah kering, lebih baik untuk mencuci ulang dan dijemur ulang sebelum digunakan.
Perawatan lainnya ialah pada plafon rumah. Jika ada retakan segera diganti. Perbaiki juga saluran air yang sebelumnya mengalami genangan. Pastikan seluruh saluran air, selokan di sekitar rumah tidak tersumbat. Tindakan ini juga dapat mencegah kotoran yang mengalir dari selokan masuk rumah.
Periksa system listrik. Pastikan tidak ada saluran listrik yang mengalami konslet. Pastikan semua instalasi aman.
Demikian itu cara membersihkan lumpur bekas banjir. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi