Suara.com - Pagar laut masih menjadi topik hangat publik. Terbaru, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengeklaim jika pemerintah provinsi sudah menolak pembangunannya di Bekasi.
Pemprov Jabar, kata dia, sudah tiga kali menolak pengajuan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) dari PT Tunas Ruang Pelabuhan Nusantara (TRPN) untuk membangun pagar laut di Bekasi.
Penolakan pengajuan PKKPRL pernah dilakukan sekitar Tahun 2020, saat sebelum diterbitkannya Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) karena tidak memenuhi aturan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
"Setelah terbit UUCK tetap mengajukan karena perlu rekomendasi (provinsi), tapi tetap kami tolak juga sebetulnya karena tak memenuhi aturan RTRW," kata Bey di Bandung, Rabu (29/1/2025).
Bey sempat mengungkapkan keheranannya PT TRPN memiliki sertifikat di ruang laut. Padahal, penerbitan PKKPRL tidak diberikan. Namun, dia mengakui jika PT TRPN dan Pemprov Jabar memang memiliki Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk pengelolaan lahan darat di sana.
"Makanya saya pastikan juga kan katanya ada uang ke Pemprov. Saya pastikan Pemprov Jabar itu hanya menerima uang sewa aja, yang sesuai aturan," katanya disadur dari Antara.
Harta Kekayaan Bey Machmudin
Cirebon, Jawa Barat pada 15 April 1970 ini sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden (Setpres) sebagai Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media.
Mengutip dari laporan LHKPN KPK pada Desember 2023, Bey Machmudin diketahui memiliki total kekayaan Rp15.792.535.900. Harta tersebut terdiri dari empat bidang tanah dan bangunan yang ada di Bogor, Tangerang Selatan, Kota Bandung dengan nilai total Rp6.400.000.000 atau Rp6,4 miliar.
Baca Juga: Nusron Wahid Akui Ada Anak Buahnya Terlibat Skandal Pagar Laut Bekasi: Murni Ulah Oknum
Kemudian alat trasportasi dan mesin yang terdiri dari Vespa Scooter Tahun 2012, Honda BRV Tahun 2017, sepeda motor Yamaha tahun 1973, Toyota Starlet Sedan Tahun 1988, Vespa Super 1969, Honda City Sedan Tahun 2021, Jeep Grand Cherokee Tahun 2003, dan Honda C70 Tahun 1975. Totalnya untuk aset ini ialah Rp761 juta.
Bey tercatat juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp220 juta, serta kas dan setara kas Rp8.644.035.900. Namun dia juga memiliki utang Rp232.500.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Budget Rp30 Ribu, Mending Beli Sunscreen Apa? Ini 6 Pilihan Murah yang Sudah BPOM
-
Bolehkah Muslim Menerima Hampers Imlek? Ini Penjelasan Hukumnya Menurut Islam
-
5 Warna Lipstik agar Tampil Lebih Fresh, Wajah Auto Cerah Tanpa Riasan Tebal
-
Inspirasi Lagu Cinta dari Svararasa, Romansa Gen Z yang Hangat dan Dekat di Hati
-
Heboh 'Tembok Ratapan Solo' Muncul di Google Maps, Ternyata Berlokasi di Kediaman Jokowi
-
Parfum Vanilla Cocok Dipakai Kapan? Ini 5 Rekomendasi yang Tahan Lama
-
Menikmati Keaslian Kuliner Thailand di Jakarta: Dari Khao Soi hingga Khao Nieo Mamuang
-
6 Shio Paling Hoki di Hari Imlek 17 Februari 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
Kapan THR PNS 2026 Cair? Simak Prediksi Jadwalnya
-
Arti Kue Keranjang saat Imlek, Bukan Sekadar Hidangan Wajib