Suara.com - Hari Raya Imlek 2025 baru saja berlalu tapi ornamen dan dekorasinya di beberapa pusat perbelanjaan alias mal masih terpampang. Tapi penasaran tidak sih, ke mana ya bekas dekorasi Imlek dibuang?
Aneka dekorasi Imlek biasanya cenderung meriah dan berwarna merah cerah karena melambangkan kemakmuran dan rezeki. Apalagi ada berbagai ornamen seperti karakter shio dalam zodiak China, yang setiap tahunnya membuat umat Konghucu penasaran peruntungannya dalam satu tahun mendatang.
Sr. Promotion Mal Kota Kasablanka, Agung Gunawan mengatakan pihaknya tidak sembarang membuat berbagai sisa dekorasi acara di mal, termasuk ornamen Imlek yang dipastikan akan dipilah langsung oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Dengan cara ini kata Agung, dipastikan bekas dekorasi Imlek tidak akan mencemari lingkungan sekitar.
“Jadi sebetulnya, kita udah punya hubungan erat dengan Dinas lingkungan Hidup atau DLH. Kemudian kita ada semacam perjanjian kerjasama, di mana tempat sampah kita akan dikelola dan dipilah untuk sampah event, sampah dekorasi itu akan terurai terpisah. Kemudian DLH akan mengorganisasikan sampah tersebut,” ujar Agung dalam peluncuran program The Dining Cashback Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (24/1/2025).
Masalah sampah dekorasi Imlek ini sudah harus diantisipasi Kota Kasablanka, mengingat mal ini sudah mendapat sertifikat gedung ramah lingkungan beberapa waktu lalu. Apalagi ornamen dan dekorasi perayaan Tahun Baru Imlek di mal tersebut terbilang meriah.
Dekorasi ini berupa ornamen berbentuk ular besar berwarna merah di central lobby. Ornamen ini ditampilkan mengingat Tahun Baru Imlek 2025 merupakan Tahun Ular Kayu. Tidak hanya itu ada juga 12 shio alias zodiak China di lokasi yang sama, berisi ramalan nasib para shio di tahun mendatang lengkap dengan keterangan tahun, yang membuat pengunjung mudah memahaminya.
“Buat dekorasi bentuk ular, tahun ini ular kayu, depannya ada shio-shio. Jadi siapa yang penasaran, tentang shio keberutungannya tahun ini, bisa datang sekalian foto di dekorasi tersebut,” papar Agung.
Adapun dekorasi Imlek 2025 ini disematkan bersamaan dengan periode The Dining Cashback, yaitu program cuan bagi pengunjung, karena dengan pembelian voucher Rp100 ribu akan langsung mendapat voucher Rp150 ribu. Di mana vocher ini bisa digunakan di lebih dari 100 restoran. Caranya yaitu cukup mengunduh aplikasi PG Card, dan vocher langsung bisa digunakan selama 26 Januari hingga 9 Februari 2025.
Perlu diketahui, jika sampah dekorasi di berbagai acara tidak dikelola dengan baik maka ada sederet efek buruk yang harus diwaspadai di antaranya sebagai berikut:
Baca Juga: Semangat Imlek di Vihara Dharma Bhakti: Menyelami Tradisi dan Harapan di Pecinan Tertua Jakarta
Dampak sampah dekorasi dapat sangat merugikan lingkungan dan kesehatan manusia. Berikut beberapa contoh dampaknya:
1. Polusi udara dan habitat rusak
Pembakaran sampah dekorasi dapat menghasilkan polusi udara yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Selain itu, sampah dekorasi yang tidak dikelola dengan baik dapat merusak habitat alam dan mengancam keberlangsungan hidup spesies.
2. Memicu penyakit dan iritasi
Sampah dekorasi yang tidak diuraikan dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri, virus, dan parasit yang dapat menyebabkan penyakit. Tidak hanya itu, bahan-bahan kimia yang terkandung dalam sampah dekorasi dapat menyebabkan iritasi kulit, mata, dan pernapasan.
3. Merusak bisnis pariwisata dan ganggu pemandangan
Sampah dekorasi yang tidak dikelola dengan baik dapat merusak keindahan lingkungan. Terakhir yang perlu diperhatikan, yakni sampah dekorasi yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak negatif terhadap industri pariwisata.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS