Suara.com - Beberapa waktu lalu, aksi Ayu Ting Ting yang membeli dagangan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di TikTok banjir pujian.
Cara ia melarisi dagangan pun unik, yakni dengan bergabung ke live jualan UMKM di TikTok yang sepi pelanggan. Hal itu ia lakukan rutin bahkan menjadi segmen tersendiri di kanal YouTube pribadinya.
Ayu secara aktif mencari akun-akun online shop yang sedang melakukan live, khususnya menyasar yang memiliki jumlah penonton sedikit.
Sehingga tak cuma membeli, pada penjual UMKM itu juga beruntung karena sama saja mendapat endorsement gratis dari sang pedangdut.
Hadir di podcast MALAKA belum lama ini, Ayu secara terang-terangan membeberkan motifnya. Ia mengaku paham susahnya berjualan, sehingga murni ingin membantu.
"Karena kita punya usaha juga nih, saudara juga kan ada yang punya usaha, kasihan aja gitu kalau nggak laku kita lihatnya. Kita juga ngerasain kan kalau jualan tuh susah," bebernya, dikutip Selasa (11/2).
Ia juga menampik anggapan masyarakat yang menudingnya ingin viral, sebab awalnya Ayu melakukan hal itu atas dasar iseng.
"Awalnya iseng sebenernya, nggak ada niat pengen viral apa lah, sama sekali, nggak kepikiran juga akan seperti itu," kata Ayu.
Pelantun Alamat Palsu itu lantas menyentil fenomena media sosial di Indonesia sekarang. Sebab hal yang negatif justru lebih mudah viral ketimbang yang positif.
Baca Juga: Masuk Panci Demi Syuting, Sikap Asli Ayu Ting Ting Dibongkar Kru: Gak Neko-Neko!
"Ini maaf-maaf ya, di negara kita kalau hal-hal positif itu jarang yang viral, entah ada satu hal sekecil apapun yang negatid oh cepet viralnya," bebernya.
Bagi Ayu, yang penting ia bisa membantu para UMKM yang sepi jualannya. Ayu mengaku ia bisa ikut live TikTok satu online shop sampai 30 menit, apalagi jika pedagangnya semangat.
"Kalau Ayu ngelihatnya kadang tergantung yang jualan juga sih, kalau misal yang jualannya seneng ya kita juga lama," beber Ayu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Review 3 Pilihan Lip Serum yang Bagus untuk Memerahkan Bibir, Harga Rp20 Ribuan
-
Purbaya Bantah Rumor BI Masuk Kabinet di Bawah Naungan Kemenkeu
-
Senyum Puas Pelatih Asal Korsel Lihat Timnas Indonesia Dipecundangi Vietnam
-
Selamat Datang di Era Attention Economy: Ketika Kebenaran Kalah Penting dari Sensasi Viral
-
El Nino 2026 Ancam Pertanian, Air Bersih hingga Karhutla
-
Sabet 15 Medali di Malaysia, MMA Indonesia Makin Siap Tempur di Asian Games 2026
-
Buruh India 'Gali Kuburan Sendiri', Ajari Robot AI untuk Gantikan Posisi Pekerjaan Mereka
-
Mazda CX-30 Jadi Mobil Pertama Rakitan Dalam Negeri yang Debut di GIIAS 2026
-
Dari Rp500 Ribu Jadi Skandal Rp24,5 Miliar: Begini Cara "Orang Dalam" Bobol BPJS Ketenagakerjaan
-
Purbaya Bantah Jadi Calon Gubernur BI, Klaim Bersyukur Dikasih Jabatan Menkeu