Suara.com - Duka akibat kehilangan dapat menimbulkan dampak kesehatan mental dan fisik seseorang. Kehilangan dapat berupa kehilangan orang terdekat, pekerjaan, harta benda, atau hal-hal lain yang tidak diharapkan.
Proses berduka adalah hal yang alami, namun setiap individu memiliki cara yang berbeda dalam menghadapinya. Berikut adalah beberapa cara efektif untuk membantu pulih dari duka karena kehilangan:
1. Akui dan luapkan emosi
Menolak perasaan sedih justru memperpanjang masa pemulihan. Biarkan diri menangis, marah, atau berbicara tentang kehilangan dengan orang terpercaya. Proses ini membantu otak memproses trauma secara alami.
2. Bangun sistem dukungan sosial
Bergantung pada keluarga/teman terdekat menjadi kunci utama. Jika diperlukan, bergabunglah dengan grup pendukung atau komunitas berduka untuk berbagi pengalaman dengan orang yang memahami situasi serupa.
3. Alihkan energi ke aktivitas baru
Mulai hobi seperti berkebun, traveling, atau olahraga bisa mengalihkan fokus dari kesedihan. Aktivitas fisik juga merangsang produksi endorfin yang meningkatkan mood.
4. Temukan kedamaian spiritual
Bagi yang religius, meditasi, berdoa, atau kegiatan keagamaan membantu menemukan makna di balik kehilangan. Pendekatan spiritual menciptakan perspektif baru tentang kehidupan.
5. Konsultasi profesional jika diperlukan
Psikolog atau konselor kedukaan bisa membantu melalui terapi seperti EMDR untuk memproses trauma, terutama jika gejala depresi muncul lebih dari 6 bulan.
Proses berduka membutuhkan waktu yang berbeda bagi tiap orang. Yang terpenting adalah memberi diri kesempatan untuk pulih tanpa memaksakan batasan waktu tertentu.
Berita Terkait
-
Plot Twist! Ananta Rispo Ketemu Polisi yang Mirip dengannya saat Lapor Kehilangan Helm
-
Novel Ikhlas Penuh Luka: Kisah Dua Hati yang Sama-Sama Saling Menyembuhkan
-
Lagu Gala Bunga Matahari: Merefleksikan Kehilangan dan Kerinduan Mendalam
-
Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar
-
Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang
-
5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar
-
Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen
-
Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban
-
Apa itu Helicopter Parenting? Dikaitkan dengan 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Buah yang Segar Dipakai Pagi-Pagi
-
5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Long Run, Tak Kalah Keren dari Nike
-
Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
-
Sunscreen Apa yang Bagus? Ini 6 Rekomendasi yang Mencerahkan Wajah dan Anti Whitecast