Suara.com - Pidato politik Presiden Prabowo Subianto dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-17 Partai Gerindra menjadi sorotan publik.
Dalam pidatonya, Prabowo menggunakan kata "ndasmu" saat menanggapi kritik yang dialamatkan kepadanya. Ucapan tersebut disertai ekspresi mengejek dan diikuti tawa para pejabat yang hadir di acara tersebut.
Tindakan ini menuai beragam reaksi, mulai dari kritik hingga dukungan. Namun, salah satu kritik yang mencuri perhatian datang dari seorang anak kecil. Video yang memperlihatkan momen tersebut viral di media sosial setelah diunggah oleh akun X @Ca**hum.
Dalam video tersebut, seorang anak perempuan dengan polos menyampaikan keresahannya terhadap ucapan Presiden.
"Sebenernya aku gak tahu apa itu kata 'ndasmu'. Tapi kata ayah, ndasmu itu artinya pale lu, itu artinya apa? Udah lah, pokoknya ndasmu itu kata yang kasar. Omongan kasar. Seharusnya mencontohkan yang baik, jangan kata-kata yang kasar," ucap sosok perempuan cilik dalam video.
"Nggak boleh. Berarti dia sombong dong ya? Tolong dong presiden, kasih contoh yang baik ke rakyatnya. Apalagi aku anak-anak. Perkataanmu dilihat banyak orang," lanjut dia.
Ia berharap agar seorang kepala negara bisa memberikan contoh yang baik dalam berkomunikasi, terutama bagi anak-anak yang melihat dan mendengar pernyataannya.
"Tolong Pak Presiden, kalau bicara yang baik. Kan kami anak-anak ikut mendengar dan meniru. Presiden itu contoh," ucap anak tersebut dalam video yang kini ramai diperbincangkan.
Rekaman ini langsung mendapat banyak tanggapan dari warganet. Sebagian besar pengguna media sosial mengapresiasi keberanian sang anak dalam menyuarakan pendapatnya. Tidak sedikit pula yang menilai bahwa kritik ini mencerminkan keresahan masyarakat mengenai etika komunikasi pemimpin negara.
Baca Juga: Megawati Instruksikan 'Boikot' Retret, PDIP Resmi Oposisi Prabowo?
"Anak kecil saja paham bahwa pemimpin harus menjaga ucapannya. Semoga ini menjadi pengingat," tulis salah satu pengguna X dalam kolom komentar.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Prabowo terkait kritik yang disampaikan dalam video tersebut.
Namun, peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya pemimpin dalam menjaga tutur kata di hadapan publik, mengingat setiap pernyataan dapat berdampak luas, terutama bagi generasi muda yang menjadikan sosok pemimpin sebagai panutan.
Berita Terkait
-
Prabowo Luncurkan Danantara di Istana Besok, Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen!
-
Protes Meningkat, Prabowo Berterima Kasih pada Jokowi, Zainal: Memperkuat Narasi Dirty Vote
-
Hak Rakyat Dikorbankan, Garin Nugroho Desak Pemerintah Lakukan Ini
-
Lirik 'Bayar Bayar Bayar' Tak Masalah, Kapolri Ingin Sukatani Jadi Duta Polri
-
Intip Profil dan Harga Equil, Air Mineral Premium yang Disajikan Presiden Prabowo
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung