Suara.com - Kasus kriminal yang melibatkan warga negara asing kembali terjadi di Bali. Pada Januari, seorang warga negara Ukraina diculik. Pelakunya diduga WNA dari Rusia.
Kini, seorang pria Australia berusia 27 tahun menjadi tersangka kasus penyerangan di sebuah klub di Bali. Ia adalah Mohamed Rifai yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Delapan petugas keamanan Finns Beach Club juga ditetapkan sebagai tersangka. Menurut polisi, Mohamed dan teman-temannya terlibat perkelahian dengan petugas keamanan.
Semua dipicu dari keributan dengan turis Singapura. Mereka diusir dari klub. Namun, justru terjadi perkelahian di area parkir.
Insiden ini terekam dalam video. Tak butuh waktu lama, rekaman tersebut viral di media sosial.
Kelima warga Australia tak terima diusir. Mereka memukul petugas keamanan.
Petugas lain membalas. Bentrokan pun tak terhindarkan.
"Kelima korban mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh, terutama leher dan sekujur badan," kata Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya.
Mohamed diduga memukul salah satu petugas hingga tak sadarkan diri. Korban mengalami luka di wajah dan kepala belakang.
Baca Juga: Kualitas Internet di Bali Meningkat, IONnetwork Dukung Digitalisasi di Berbagai Sektor
Jika terbukti bersalah, Mohamed terancam hukuman lima tahun penjara.
Menurut Aliansi Pelaku Pariwisata Marginal Bali (APPMB), insiden kriminal dan kekerasan yang melibatkan turis asing di Bali "nampaknya meningkat."
Ketua APPMB, I Wayan Puspa Negara, menyebut perkelahian kerap terjadi. Baik antar sesama turis, turis dengan petugas keamanan, maupun dengan warga lokal. Frekuensinya hampir setiap pekan.
Kekhawatiran serupa juga datang dari Wakil Menteri Pariwisata Indonesia. Kementerian mulai menyoroti tren ini.
"Kami di pusat sudah sangat khawatir. Kami ingin segera mencari solusi bersama, baik pusat maupun daerah," kata Ni Luh Puspa di Badung, pekan lalu, dikutip dari Antara.
Menurut Wayan, Bali harus diperlakukan sebagai destinasi internasional. Itu berarti, pengawasannya juga harus berstandar global.
Salah satu solusinya ialah mengembalikan polisi wisata dan honorary police. Program ini sempat terhenti sejak pandemi.
"Mereka bisa berbahasa Inggris, berpenampilan berbeda, serta bertugas memonitor dan mengawasi wisatawan. Dengan begitu, pertikaian antar turis bisa dikurangi," jelas Wayan kepada ABC Indonesia.
Selain itu, honorary police—turis atau polisi asing yang membantu pengawasan—bisa memahami budaya serta perilaku wisatawan dari negara masing-masing.
Bagi warga lokal, konflik yang melibatkan turis asing semakin mengkhawatirkan.
"Kita jangan hanya melihat pariwisata dari sisi pajak dan ekonomi. Dampaknya juga harus dipikirkan secara menyeluruh," tegas Wayan.
Ia menegaskan, Bali tidak menolak turis asing. Namun, screening perilaku mereka penting agar tetap menghormati norma dan budaya setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
Terkini
-
5 Rekomendasi Sunscreen di Supermarket Menurut Dokter Estetika Kamila Jaidi
-
40 Poster Ramadhan untuk Anak SD Desain Lucu dan Islami, Gratis Download di Sini!
-
Beda Skincare dan Krim Dokter, Mana yang Lebih Ampuh Cegah Penuaan Dini?
-
Ramalan Zodiak Keuangan 13 Februari 2026: 5 Zodiak Ini Bakal Panen Rezeki
-
Kenapa BPJS PBI Tiba-Tiba Tidak Aktif? Segera Cek Status Kepesertaan Secara Online
-
Lelah dan Stres Akibat Jadwal Padat? Ini Rahasia Generasi Muda Tetap 'Cool' Seharian!
-
Link Daftar Sertifikasi Ahli K3 Umum Gratis dari Kemnaker, Apa Saja Syarat dan Dokumennya?
-
20 Poster Pawai Ramadan 2026 Siap Unduh, Berwarna dan Bikin Semarak
-
Cuti Bersama Imlek 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwalnya!
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Dokter Yessica Tania, Aman dan Lembut di Kulit